• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dirut Bulog Buwas: Negara Agraris seperti Indonesia kok Impor Pangan?

Indra Purnama by Indra Purnama
December 29, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Presiden Mendadak Tinjau Gudang Bulog

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menunjukkan beras yang sudah dikemas kepada Presiden Jokowi.

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan keinginannya ke depan Indonesia tidak lagi melakukan impor kebutuhan pangan. Menurut dia, sebagai negara agraris seharusnya Indonesia memang tidak melakukan impor.

Buwas, sapaan akrabnya mengatakan bahwa Indonesia bisa mencukupi kebutuhan pangan dari penyerapan para petani. Namun, Buwas mengatakan impor dapat diputuskan jika dalam kondisi terdesak. Seperti misalnya adanya kebutuhan pangan karena kondisi bencana alam.

“Next, tidak lagi ke depan bicara impor. Harusnya impor pangan itu alergi. Karena apa? Negara agraris kok impor. Kecuali bencana alam, seperti sekarang ada El Nino, itu di luar dugaan kita,” katanya dalam konferensi pers, di Kantor Bulog, Jakarta, Selasa, 28 Desember.

Buwas mengatakan impor dalam kondisi terdesak pun harus sesuai dengan kebutuhan. Artinya, bukan impor secara besar-besaran yang justru malah merugikan.

“Apa boleh buat (kalau ada bencana alam). Kalau harus impor ya impor. Tetapi impor sesuai dengan kebutuhan. Bukan impor kerugian jadi perdagangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Buwas mengaku juga belum mendapatkan arahan untuk mengambil kebijakan impor untuk kebutuhan di 2022. “Kalau ke depan, penugasan kita mau impor atau tidak sampai hari ini enggak ada impor apapun. Bulog tidak ada penugasan sampai hari ini untuk tahun depan. Termasuk jagung,” ucapnya

Buwas mengatakan sampai dengan penghujung tahun 2021, Bulog konsisten melaksanakan tugasnya mengamankan harga gabah beras di tingkat petani dengan menyerap beras petani mencapai 1,2 juta ton. Dengan begitu, Bulog memastikan tahun ini tidak ada kebutuhan mendatangkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari luar negeri.

“Penyerapan beras dalam negeri ini sangat membantu petani Indonesia yang kesulitan menjual beras mereka selama pandemi COVID-19 dan juga mempertahankan prestasi pemerintah untuk tidak impor beras selama 3 tahun terakhir,” katanya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kata Buwas, prakiraan produksi beras nasional pada Triwulan I tahun 2022 adalah sebesar 11,61 juta ton. Menurut dia, Bulog selalu siap untuk menyerap kembali produksi tersebut untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Selain untuk memupuk stok sebagai cadangan beras pemerintah, kegiatan penyerapan gabah/beras petani dalam negeri ini juga menggerakkan perekonomian di tingkat petani sehingga dapat memulihkan roda perekonomian sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi selama pandemi COVID-19 ini,” tuturnya.

Sepanjang 2021, Bulog juga berperan penting dalam menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen dengan melaksanakan operasi pasar yang sekarang bernama KPSH (Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga). Hingga saat ini Bulog telah menyalurkan beras KPSH mencapai hampir 700 ribu ton dengan melibatkan berbagai stakeholder.

Kemudian, untuk meringankan beban pengeluaran kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat akibat Pandemi COVID-19. Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Perum Bulog pada tahun ini juga sukses menyalurkan Bantuan Beras PPKM (BB-PPKM) dilakukan dengan tuntas 100 persen kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak total 28,8 juta KPM di seluruh Indonesia.

Kemudian, lanjut Buwas, di tahun kedua masa pandemi ini juga dan sebagai bentuk komitmen nyata perusahaan yang menciptakan nilai bersama bagi masyarakat Bulog sudah menggelontorkan beras fortivit kepada 7 provinsi untuk 2.150 balita guna mendukung program pemerintah menurunkan prevalensi stunting (anak pendek).

Buwas mengatakan Bulog juga cepat tanggap terhadap bencana nasional yang terjadi dengan menyalurkan Beras Tanggap Darurat sebanyak 8.500 ton sepanjang 2021.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
free online course
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Berasberas bulogbulogCobisnis

Related Posts

Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Emas Antam Turun ke Rp2,581 Juta, Buyback Jadi Rp2,391 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026....

Terungkap, Klaster Mewah Lapas Cibinong Berdiri Tanpa Izin

Terungkap, Klaster Mewah Lapas Cibinong Berdiri Tanpa Izin

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah bangunan yang menyerupai klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, ternyata dibangun tanpa izin....

Benjamin Netanyahu menyebut ada indikasi musuh Israel akan menyerang menjelang pemilu legislatif 27 Oktober. Yair Lapid meminta penjelasan keamanan.

Netanyahu Peringatkan Serangan Jelang Pemilu Israel

by Desti Dwi Natasya
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan terdapat indikasi musuh-musuh Israel akan berupaya melancarkan serangan menjelang pemilu legislatif...

Bappenas memperkirakan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2025 mencapai Rp2,7–4,7 triliun sekaligus mulai menyusun desain besar industri olahraga nasional.

MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi Rp4,7 Triliun

by Rizki Meirino
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan buku MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata sekaligus memulai penyusunan Desain Besar...

Mulai Besok, Seluruh SPBU Ditargetkan Menyalurkan B50

Mulai Besok, Seluruh SPBU Ditargetkan Menyalurkan B50

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menargetkan seluruh SPBU di Indonesia sudah menyalurkan biodiesel B50 secara penuh...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

September 30, 2026
Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026, Sebanyak 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun

September 30, 2026
Minum Air Kemasan - pexels/ Mart Production

Penelitian: Bahaya Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan, Bisa Masuk ke Aliran Darah

September 30, 2026
Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

September 30, 2026
Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

October 1, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Emas Antam Turun ke Rp2,581 Juta, Buyback Jadi Rp2,391 Juta

October 1, 2026
Sidang Gibran: KPU Disebut Tak Bisa Menolak SK Penyetaraan SMA

Sidang Gibran: KPU Disebut Tak Bisa Menolak SK Penyetaraan SMA

October 1, 2026
Presiden AS Donald Trump

‘Kim Teman Saya’ Trump Izinkan Korea Utara Memiliki Senjata Nuklir

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved