• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Agate Sukses Jadi Pandemic Winner

H. Fuad by H. Fuad
November 4, 2021
in Industri
0
Agate Sukses Jadi Pandemic Winner

JAKARTA, Cobisnis.com – Game merupakan salah satu industri yang kebal menghadapi pandemi. Bisa dimaklumi, Covid-19 yang memaksa social distancing, membuat orang lebih “rajin” mencari hiburan secara digital baik di rumah (lewat PC) maupun mobile (ponsel): entah itu dengan cara memelototi media sosial, menonton streaming film, atau bermain game di rumahnya masing-masing. Ini fenomena global, tidak saja di Indonesia, tapi juga di belahan negara lain.

Khusus untuk game, mengacu laporan “Mobile Gaming Through the Pandemic and Beyond in Southeast Asia 2021”, pandemi telah membuat 46% orang Indonesia mencoba online game lewat handphone untuk pertama kalinya. Jumlah online gamer di Indonesia meningkat sebanyak dua kali lipat pada masa pandemi.

Kendati demikian, ada satu yang disayangkan: jumlah perusahaan game di Indonesia tidak banyak! pangsa pasar yang dikuasai game developer lokal hanya 0,6%. Ini tak lepas dari jumlah perusahaan game di Indonesia yang sangat sedikit, sekitar lebih dari 25 perusahaan. Jumlah talenta pembuat game di Indonesia pun tidak banyak: dari 270 juta penduduk, jumlah orang yang bekerja di industri game hanya sekitar 2 ribu orang.

Dari sekitar 25 perusahaan game developer lokal, Agate bisa dikatakan merupakan perusahaan papan atas. Selama 12 tahun beroperasi, perusahaan dari Bandung ini telah memiliki lebih dari 200 karyawan, 250 judul game yang menjangkau 5 juta pemain di seluruh dunia, serta meraih 20 penghargaan dari dalam dan luar negeri.

Agate terhitung game developer lokal yang lincah (agile). Setidaknya ada 4 strategi yang dikembangkannya. Pertama: meluncurkan produk secara kontinyu. Selain membuat game untuk end-user, mereka juga menawarkan solusi game untuk berbagai klien dan perusahaan, termasuk game-based learning sampai advergame atau iklan berbasis game. Salah satu game-nya yang terkenal adalah Valthirian Arc untuk konsol Nintendo Switch, PlayStation 4, serta PC melalui Steam. Game yang digarap selama 2,5 tahun ini diklaim Agate telah berhasil balik modal dalam kurun waktu tidak lebih dari sebulan sejak tanggal peluncurannya. Game lainnya yang terkenal adalah Hero School Story, Memories, dan Dungeon Chef.

Kedua: akuisisi. Untuk menambah kekuatannya, Agate tak segan mengakuisisi pengembang game lain. Contohnya adalah mengakuisisi Ekuator Games senilai Rp 5 miliar yang diselesaikan pada 5 Januari 2019.

Ketiga, kolaborasi. Dalam memperkuat produknya, Agate tak segan berkolaborasi dengan pengembang asing. Salah satunya adalah pada tahun 2019 menggandeng game developer Korea Selatan. Agate dipercaya merilis mobile game bernama Meong Mart yang diklaim populer di negara asalnya untuk diakses di Indonesia.

Keempat, membangun inkubator untuk mendapat SDM andal. Selain rajin membuat developer gathering di kota-kota di Tanah Air, Agate mengambil inisiatif membuat Agate Skylab Fund. Melalui program Skylab Fund, Agate menawarkan dana untuk para game developer lokal. Tidak tanggung-tanggung, investasi yang Agate tawarkan melalui Skylab Fund berkisar dari US$ 100 ribu sampai US$ 1 juta.

Para pengembang game dari Bandung ini bisa dikatakan menjadi pandemic winner. Di tengah disrupsi pandemi yang membunuh industri, Agate justru tumbuh. Ia juga mampu menunggangi disrupsi oleh perubahan perilaku generasi milenial. Mayoritas pengguna game terbesar di Indonesia adalah milenial, yang menjadi target segmen utama Agate. Bahkan untuk customer B2B, mereka juga menawarkan solusi bagaimana membuat gamifikasi untuk milenian.

Yang menarik, Arief menyatakan bahwa sementara perusahaan lain menghadapi triple disruption (disrupsi digital, milenial dan pandemi), Agate adalah salah satu dari disrupsi itu sendiri. Disadari atau tidak, katanya, banyak perusahaan terganggu dengan adanya Agate atau perusahaan game secara umum. Ya, kehadiran game telah mengganggu industri lain. Termasuk industri hiburan (entertainment) itu sendiri.

Menurut Arief Widyasa, CEO Agate, di balik setiap tantangan, selalu ada peluang, seperti dua sisi koin. Arief mengungkapkan, “this kind of disruption bukan cuman koin tapi aliran air sungai deras. Opsinya kita mau jadi ikan lele yang hanya diam saja di balik batu sampai aliran sungai gak deras lagi. Atau kita mau jadi, ikan salmon yang melawan arus. Kita memilih menjadi ikan melawan arus yang ada arus malah bisa naik”.

Keterangan tersebut diungkapkan Arief dalam acara Indonesia Brand Forum (IBF) 2021, yang diselenggarakan pada 2-4 November 2021. Dalam acara ini, Arief juga menguraikan apa yang menjadi target Warung Pintar dalam talkshow dengan topik “Cocreation + Collaboration: The Art of Alliances”.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Agate gameBisnis indonesiaCobisnis

Related Posts

Purbaya Beberkan Kinerja Ekonomi RI di Hadapan Akademisi China, Pertumbuhan Tembus 5,61 Persen

Purbaya Beberkan Kinerja Ekonomi RI di Hadapan Akademisi China, Pertumbuhan Tembus 5,61 Persen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia saat berbicara di hadapan akademisi dan mahasiswa Nankai...

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengungkap ancaman PHK besar yang menimpa ribuan...

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Said Abdullah mendorong pemerintah memberikan kebijakan afirmatif bagi pabrikan rokok golongan III....

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyita 41 aset yang diduga terkait tindak pidana perbankan syariah di PT Bank...

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar pada 9–11...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

June 10, 2026
Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

May 13, 2026
Purbaya Beberkan Kinerja Ekonomi RI di Hadapan Akademisi China, Pertumbuhan Tembus 5,61 Persen

Purbaya Beberkan Kinerja Ekonomi RI di Hadapan Akademisi China, Pertumbuhan Tembus 5,61 Persen

June 21, 2026
Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Bangkit dari Penalti, Selesaikan Balapan di Posisi 5

Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Bangkit dari Penalti, Selesaikan Balapan di Posisi 5

June 21, 2026
Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Legalitas Pelaku Usaha di Balikpapan

Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Legalitas Pelaku Usaha di Balikpapan

June 21, 2026
Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

June 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved