Cobisnis.com – PT DCI Indonesia Tbk (Perseroan) pada Rabu (6 Januari 2021) melakukan Penawaran Umum
Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 357.561.900 saham baru atau setara dengan 15% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, dengan
harga penawaran sebesar Rp 420,- per saham.
PT DCI Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang data center ini, telah menunjuk PT Buana Capital Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Perseroan merupakan data center Tier IV pertama di Asia Tenggara, yang didirikan tahun 2011 dan telah beroperasi sejak tahun 2013. PT DCI mampu memberikan layanan data center yang handal, aman dan terpercaya dengan menjaga uptime availability 100%.
“Langkah perusahaan masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO merupakan bagian dari strategi Perseroan,” kata CEO PT DCI Toto Sugiri dalam keterangan yang diterima Cobisnis.com, Rabu (6 Januari 2021).
Kinerja perusahaan sampai Desember 2020 mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif.
Toto optimis dengan prospek bisnis data center yang digeluti Perseroan di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang sedang melesat, ditambah teknologi cloud yang tumbuh secara eksponensial, sehingga terus mendorong permintaan terhadap fasilitas data center hyperscale di Indonesia.
“Pasar data center ini diperkirakan memiliki total kapasitas 72,5 MW sampai akhir tahun 2020 dan menurut proyeksi Structure Research akan terus bertumbuh dengan CAGR sebesar 22,3% selama lima tahun ke depan. Bahkan hingga hari ini, kami terus merasakan permintaan pasar yang kuat dari pelanggan lokal maupun pelaku bisnis global yang ingin memasuki pasar Indonesia,” ujar Toto.
Di kuartal pertama 2021, Perseroan akan mengoperasikan empat gedung data center dengan total kapasitas 37 MegaWatt (MW) untuk memenuhi permintaan pasar di Indonesia.
“Hal ini memberi kami landasan yang kuat untuk mengembangkan bisnis kami dalam mendukung kesiapan data center Indonesia menghadapi persaingan ekonomi digital Asia Tenggara yang berkembang pesat di masa mendatang,” jelasnya.
Benny Setiabrata, President Director PT Buana Capital Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek mengatakan PT DCI telah mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 29 Desember 2020. Selama penawaran umum tanggal 30 Desember 2020, saham Perseroan mendapatkan respon yang sangat positif dari investor.
“IPO hari ini Perseroan menerima dana lebih dari Rp 150 miliar, yang akan
digunakan 80% untuk belanja modal dan sisanya untuk modal kerja Perseroan,” kata Benny Setiabrata.














