• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Kabupaten Batang dan Maluku Utara Jadi Pusat Proyek Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 142 Triliun

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
December 30, 2020
in Industri
0
PLN Siap Menyediakan Infrastruktur Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai

Cobisnis.com – Indonesia menggandeng Korea Selatan dalam proyek pengembangan baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai 9,8 miliar dolar AS (Rp142 triliun). Proyek dimulai setelah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara konsorsium BUMN dengan LG Energy Solution Ltd, anak perusahaan konglomerasi LG Group.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dengan LG Energy Solution di Seoul, Korea Selatan 18 Desember 2020 dan disaksikan Menteri Perdagangan, Perindustrian dan Energi Korea Selatan, Sung Yun-mo.

MoU berisi tentang kerja sama proyek investasi raksasa dan strategis di bidang industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi dengan pertambangan, peleburan (smelter), pemurnian (refining) serta industri prekursor dan katoda.

“Total investasi ini 9,8 miliar dolar AS atau setara Rp142 triliun. Ini angka yang cukup luar biasa, karena dalam catatan BKPM, belum pernah ada investasi pasca reformasi sebesar ini. Ini langkah yang menurut saya luar biasa karena di era pandemi hampir sedikit negara punya peluang seperti ini,” kata Bahlil dalam konferensi pers daring, Rabu (30 Desember 2020).

Konsorsium BUMN yang terlibat dalam proyek pengembangan industri sel baterai untuk kendaraan listrik yaitu MIND ID (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk, PT PLN (Persero), dan PT Pertamina (Persero). Kesepakatan investasi tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Busan, November 2019.

Ada pun lokasi pabrik nantinya akan dibagi dua, di mana pembangunan smelter dan tambang akan ditempatkan di Maluku Utara, sementara produksi prekursor dan katoda serta sebagian baterai sel akan ditempatkan di Kawasan Industri Terpadu Batang, di Jawa Tengah.

Rencananya, sebagian baterai yang dihasilkan dari proyek ini akan disuplai ke pabrik mobil listrik pertama di Indonesia yang sudah lebih dahulu ada dan dalam waktu dekat akan segera memulai tahap produksi.

“Karena Batang ini kawasan industri strategis untuk dikembangkan. Di sana nanti terjadi perpaduan investor asing, BUMN, pengusaha nasional, pengusaha nasional di daerah dan UMKM,” kata Bahlil dilansir Antara.

Tenaga Kerja Indonesia

Bahlil menambahkan pembangunan pabrik (groundbreaking) akan dimulai pada semester pertama 2021. Menyangkut tenaga kerja, Bahlil mengatakan semaksimal mungkin, sebanyak-banyaknya ada di Indonesia. Kecuali, pada level manajer, level teknisi yang memang belum ada di Indonesia

Pengembangan industri baterai listrik terintegrasi merupakan langkah konkret sesuai target Presiden Jokowi untuk mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju 2045. Hilirisasi pertambangan adalah salah satu wujud transformasi tersebut.

Saat ini negara-negara di dunia telah mencanangkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan pengurangan emisi karbondioksida (CO2) dan pencanangan penerapan kendaraan listrik sebanyak 15-100 persen dari total kendaraan yang beredar.

Diperkirakan pada tahun 2040 terdapat 49 juta unit kendaraan listrik atau sekitar 50 persen dari total permintaan otomotif dunia. Selain itu, beberapa pabrikan mulai mengalihkan lini produksi kendaraan konvensionalnya menjadi kendaraan listrik, yaitu antara 20-50 persen dari total produksinya.

Target penerapan kendaraan listrik di dunia akan terus meningkat secara bertahap. Dalam rentang waktu 2020-2030, negara Asia akan mulai menerapkannya, antara lain Republik Rakyat Tiongkok (RRT) (8,75 juta unit kendaraan), Thailand (250 ribu unit kendaraan), Vietnam (100 ribu unit kendaraan), Malaysia (100 ribu unit kendaraan), serta India (55 ribu unit mobil listrik dan 1 juta unit motor listrik).

Target penerapan kendaraan listrik Indonesia pada tahun 2035 adalah 4 juta unit mobil listrik dan 10 juta unit motor listrik.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download

Related Posts

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Cs Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Cs Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

by Hidayat Taufik
March 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Arab Saudi bersama sejumlah negara di kawasan Teluk, seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain, resmi menetapkan...

Penyeberangan Gilimanuk Lancar Sebelum Ditutup Saat Nyepi

Penyeberangan Gilimanuk Lancar Sebelum Ditutup Saat Nyepi

by Hidayat Taufik
March 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, memastikan kondisi arus lalu lintas di sekitar Pelabuhan Gilimanuk...

Iran Arahkan Gelombang Serangan ke Basis Militer AS di Timteng

Iran Arahkan Gelombang Serangan ke Basis Militer AS di Timteng

by Hidayat Taufik
March 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu mengonfirmasi telah melancarkan serangkaian serangan terbaru yang menargetkan pangkalan...

Arsenal Melaju ke 8 Besar, Declan Rice Waspadai Lawan Berat

Arsenal Melaju ke 8 Besar, Declan Rice Waspadai Lawan Berat

by Hidayat Taufik
March 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Arsenal memastikan tempat di babak perempatfinal Liga Champions 2025/2026 usai menyingkirkan Bayer Leverkusen dengan kemenangan 2-0 pada...

Kemenag Tetapkan Jadwal Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Iran Gunakan Rudal Haj Qasem untuk Pertama Kali dalam Konflik Lawan AS-Israel

by Desti Dwi Natasya
March 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran melalui Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan untuk pertama kalinya menggunakan rudal Haj Qasem dalam konflik melawan Amerika...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

March 3, 2026
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Cs Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Cs Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

March 19, 2026
Penyeberangan Gilimanuk Lancar Sebelum Ditutup Saat Nyepi

Penyeberangan Gilimanuk Lancar Sebelum Ditutup Saat Nyepi

March 19, 2026
Iran Arahkan Gelombang Serangan ke Basis Militer AS di Timteng

Iran Arahkan Gelombang Serangan ke Basis Militer AS di Timteng

March 19, 2026
Arsenal Melaju ke 8 Besar, Declan Rice Waspadai Lawan Berat

Arsenal Melaju ke 8 Besar, Declan Rice Waspadai Lawan Berat

March 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved