• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mendag Lepas Ekspor Skala Besar ke Berbagai Negara, Presiden: Kita Jangan Cepat Puas

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
December 4, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Mendag Lepas Ekspor Skala Besar ke Berbagai Negara, Presiden: Kita Jangan Cepat Puas

Cobisnis.com – Presiden RI Joko Widodo pada Jumat (4 Desember 2020) melepas ekspor produk Indonesia yang dilakukan serentak di Lamongan, Jawa Timur; Boyolali, Jawa Tengah; Sunter, DKI Jakarta, serta beberapa kota lain di 16 provinsi di Tanah Air.

Presiden mengatakan kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah peningkatan ekspor, tidak hanya membantu pelaku usaha untuk tumbuh, tetapi sekaligus menghasilkan devisa dan mengurangi defisit neraca perdagangan.

“Indonesia memiliki potensi ekspor yang masih sangat besar, baik dari sisi produk, kreativitas, dan kualitas,
serta volume dan tujuan ekspor. Kita tidak boleh cepat puas karena potensi pasar ekspor masih sangat besar. Pemerintah dan pelaku usaha harus dapat melihat lebih jeli pasar ekspor yang masih terbuka lebar,” ujar Presiden saat menyaksikan pelepasan ekspor secara virtual di Istana Bogor.

Presiden berharap agar kegiatan ekspor ini menjadi momentum yang berkelanjutan dan menghasilkan ekspor yang terus meningkat.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memimpin langsung pelepasan ekspor di Lamongan mengatakan, kegiatan ini diikuti 133 pelaku usaha, baik skala besar maupun skala kecil dan menengah (UKM) yang tersebar di beberapa kota Indonesia.

“Total nilai ekspor kegiatan ini dan ekspor 133 perusahaan tersebut pada bulan Desember 2020 yaitu sebesar USD 1,64 miliar atau setara dengan Rp23,75 triliun,” jelas Mendag Agus.

Pelepasan ekspor serentak ini merupakan upaya peningkatan ekspor non-migas sekaligus memotivasi pelaku usaha agar terus meningkatkan ekspor.

“Kegiatan ini juga menjadi langkah
percepatan ekspor non-migas di masa pandemi, termasuk pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021,” jelas Mendag.

Acara pelepasan ekspor kali ini menjadi perhatian tersendiri karena terdapat beberapa pelaku usaha yang mencatat ekspor perdana serta sejumlah pelaku usaha lainnya yang berhasil mendiversifikasi produk ekspornya.

Dari total 133 pelaku usaha, terdapat 54 UKM yang ikut. Dari jumlah tersebut, 7 pelaku UKM menorehkan ekspor perdana dengan produk makanan olahan seperti emping belinjo, jamu herbal, mi telur, kemiri olahan, produk cengkeh; tempat tidur untuk
sapi; dan lidi nipah.

Sementara itu, 11 pelaku UKM berhasil mendiversifikasi produk ekspor baru seperti karagenan, furnitur dan produk dekorasi rumah dari bahan baku yang berkelanjutan, kursi dari limbah kayu
dan minyak jelantah.

“Kementerian Perdagangan
berkomitmen untuk terus hadir bagi para pelaku usaha UKM agar dapat meningkatkan daya saingnya
sehingga semakin kompetitif di pasar global,” ujar Mendag.

Terdapat 79 perusahaan non-UKM dalam pelepasan ekspor kali ini. Dari jumlah tersebut, satu perusahaan ekspor perdana dengan produk berupa udang beku dan cerutu. Tujuh perusahaan berhasil mendiversifikasi produk dengan mengekspor produk olahan boga bahari, pakaian wanita bersulam, serta produk konstruksi.

Negara tujuan ekspor hampir mencakup seluruh belahan dunia. Ke Asia Pasifik antara lain Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, China, Taiwan, India, Bangladesh, ASEAN, dan Timur Tengah.

Ke benua Eropa antara lain negara-negara Uni Eropa, Inggris dan Georgia. Ke Amerika antara lain Amerika Serikat, Argentina, Meksiko, Brasil, Chili, Peru, Kanada, dan Uruguay. Sementara tujuan ekspor ke Afrika antara lain Mesir, Kenya, Nigeria, Ghana dan Tanzania.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia pada Januari – Oktober 2020 mencatat surplus USD 17,07 miliar. Angka tersebut merupakan surplus tertinggi kedua dalam satu dekade terakhir, mendekati nilai surplus pada 2010 yang mencapai USD 22,12 miliar. PT Bumi Menara Internusa sebagai pusat kegiatan pelepasan ekspor ini merupakan eksportir produk perikanan yang produknya telah merambah pasar AS, Uni Eropa, Jepang, dan Australia.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download

Related Posts

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Iran secara resmi menutup sebagian besar wilayah udaranya bagi penerbangan komersial menyusul meningkatnya ketegangan politik dan...

Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan (Satgas PKH) mencatat kinerja signifikan sepanjang 2025 dengan mengamankan jutaan...

Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

Ini Daftar 75 Negara yang Visa Imigrannya Ditangguhkan Amerika Serikat

by Desti Dwi Natasya
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat resmi menangguhkan proses visa imigran bagi warga dari 75 negara. Kebijakan ini berkaitan dengan pengetatan...

Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

AS Hentikan Sementara Visa Imigran dari Puluhan Negara, Berlaku Mulai 21 Januari

by Desti Dwi Natasya
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk menangguhkan sementara pemrosesan visa imigran bagi warga dari 75 negara. Kebijakan ini...

Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

Rusia Peringatkan Washington: Aksi Militer ke Iran Bisa Picu Instabilitas Kawasan

by Desti Dwi Natasya
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pejabat senior Rusia Leonid Slutsky memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melakukan intervensi militer terhadap Iran. Menurutnya, langkah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

January 15, 2026
Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

Ini Daftar 75 Negara yang Visa Imigrannya Ditangguhkan Amerika Serikat

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

AS Hentikan Sementara Visa Imigran dari Puluhan Negara, Berlaku Mulai 21 Januari

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved