JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina akan berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Selasa (10/11/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya diplomatik untuk mencari penyelesaian atas perang Rusia-Ukraina.
Informasi mengenai rencana perundingan itu disampaikan Putin saat menggelar rapat bersama anggota tetap Dewan Keamanan Rusia, Sabtu (7/11/2026). Ia bahkan telah memanggil sejumlah pejabat yang akan masuk dalam rombongan delegasi Rusia menuju Abu Dhabi.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Vladimir Medinsky, Igor Kostyukov, Yuri Ushakov, Mikhail Galuzin, dan Sergei Ryabkov. Mereka merupakan bagian dari jajaran penasihat dan pejabat Kremlin.
“Mengingat negosiasi diperkirakan akan berlangsung pada Selasa (10/11), saya mengundang rekan-rekan yang akan berpartisipasi dalam pembicaraan ini,” ujar Putin, seperti dikutip kantor berita Rusia, RIA Novosti.
Berdasarkan laporan media pemerintah Rusia, agenda perundingan tersebut akan berlangsung selama dua hari. Washington turut ambil bagian dengan menjalankan fungsi mediator dalam dialog yang bertujuan meredakan konflik kedua negara.
Amerika Serikat akan mengirimkan Utusan Khusus Steve Witkoff sebagai perwakilannya. Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan strategis akan dibahas, mulai dari jaminan keamanan, pengurangan ketegangan, isu kemanusiaan, hingga tahapan menuju kesepakatan damai.
Dari pihak Rusia, Kremlin telah memastikan kehadiran delegasinya dengan menunjuk ajudan kepresidenan Vladimir Medinsky sebagai pemimpin rombongan.
Pertemuan di Abu Dhabi ini diharapkan membuka ruang pembahasan lebih lanjut bagi ketiga negara dalam mencari solusi diplomatik atas konflik Rusia dan Ukraina yang belum berakhir.












