JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat Hormuz, pada Sabtu (7/11/2026). Insiden tersebut dilaporkan media pemerintah Iran di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Teheran dan Washington.
Menurut laporan Press TV yang dikutip Dawn, sistem pertahanan udara Iran berhasil menjatuhkan dua drone MQ-9 milik AS di atas Pulau Qeshm. Pulau tersebut berada di Provinsi Hormozgan, dekat jalur strategis Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman.
Sebelumnya, kantor berita Iran IRNA melaporkan bahwa warga setempat mendengar dua proyektil menghantam kawasan Suza di Pulau Qeshm. Namun, laporan awal tersebut belum memberikan rincian mengenai jenis proyektil maupun kondisi drone yang disebut menjadi sasaran.
Klaim terbaru ini muncul setelah Iran beberapa kali melaporkan keberhasilan menembak jatuh drone Amerika di wilayah sekitar Selat Hormuz selama konflik berlangsung.
Pada Jumat (6/11/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga mengklaim telah menghancurkan sebuah drone MQ-1 Amerika di Pulau Qeshm menggunakan sistem pertahanan udara. IRGC menyebut insiden tersebut sebagai salah satu dari sejumlah drone Amerika yang berhasil mereka jatuhkan.
Meski demikian, klaim mengenai jatuhnya dua drone MQ-9 pada Sabtu belum dapat diverifikasi secara independen. Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum terdapat konfirmasi resmi dari pihak militer Amerika Serikat mengenai insiden terbaru.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran penting bagi perdagangan energi dunia. Kawasan tersebut menjadi pusat perhatian selama konflik Iran dan Amerika Serikat karena posisinya yang strategis serta meningkatnya aktivitas militer di sekitarnya.
Perkembangan ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, sementara klaim dari kedua pihak masih perlu dikonfirmasi melalui sumber independen.













