JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan kapal tanker pertama yang membawa 40 ribu ton bahan bakar diesel atau solar buatan Rusia siap diberangkatkan dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat menggelar pertemuan diplomatik dengan Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rabu (21/10/2026).
Putin mengatakan, pemerintah Rusia saat ini tengah menyiapkan pengiriman beberapa kapal tanker sekaligus. Pasokan bahan bakar tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi pasar global, termasuk pasar Amerika Serikat.
“Kapal tanker pertama yang membawa 40 ribu ton bahan bakar diesel Rusia akan berangkat dalam dua hingga tiga hari,” ujar Putin, dikutip dari Xinhua News, Rabu (21/10/2026).
Rencana pengiriman tersebut muncul setelah komunikasi antara Putin dan Presiden AS Donald Trump melalui sambungan telepon pada 9 Oktober 2026.
Menurut keterangan resmi Kremlin, pembicaraan kedua pemimpin negara itu membahas prospek penyelesaian krisis Ukraina serta dinamika dan stabilitas energi global.
Di tengah perkembangan pasar energi internasional, Rusia kembali menyatakan kesiapannya memasok minyak bumi beserta produk olahannya untuk membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan, baik di pasar global maupun domestik AS.
Rencana pengiriman solar tersebut menjadi perkembangan dalam hubungan perdagangan energi kedua negara. Namun, pengumuman keberangkatan kapal tanker belum dengan sendirinya memastikan bahwa pasokan telah tiba atau transaksi telah terealisasi di pasar Amerika Serikat.
Pengiriman ini juga berlangsung di tengah pembicaraan diplomatik yang mencakup persoalan Ukraina dan kepentingan energi kedua negara.













