JAKARTA, Cobisnis.com – Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, meraih penghargaan dalam ajang 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026. Pada acara yang sama, Bank Jakarta juga memperoleh penghargaan Best Brand Popularity untuk kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam rangkaian 8th Indonesia Best Financial Awards 2026.
Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh The Iconomics Media bersama Axia Research dalam sebuah seremoni di Jakarta. Dua apresiasi itu menjadi pengakuan terhadap strategi keuangan, pengelolaan risiko, serta upaya penguatan citra Bank Jakarta di tengah persaingan industri perbankan.
Basaria mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat tata kelola keuangan yang sehat, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan strategi keuangan modern tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja jangka pendek, tetapi juga harus mendukung daya saing perusahaan dalam jangka panjang.
“Bagi Bank Jakarta, strategi keuangan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian target kinerja bisnis, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat daya saing pasar, dan menghasilkan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Basaria dalam keterangan resmi.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan proses evaluasi yang dilakukan The Iconomics Media dan Axia Research. Penilaian mencakup pemantauan pemberitaan mengenai rekam jejak para direktur keuangan dan institusi mereka selama 2025 hingga kuartal II 2026.
Selain pemantauan media, evaluasi juga meliputi analisis kesehatan keuangan, arus kas operasional, efisiensi investasi, serta aktivitas pendanaan. Aspek-aspek tersebut digunakan untuk menilai kinerja keuangan dan inovasi strategi yang diterapkan oleh para peserta maupun institusi terkait.
Penghargaan Best Brand Popularity juga mencerminkan upaya Bank Jakarta dalam membangun citra sebagai lembaga keuangan yang kredibel, modern, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Perusahaan turut menempatkan layanan keuangan yang inklusif sebagai bagian dari dukungan terhadap visi Jakarta menjadi kota global.
Ke depan, Basaria menyatakan Bank Jakarta akan terus menyempurnakan perencanaan keuangan dan pengendalian risiko untuk menghadapi dinamika industri perbankan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi keuangan perusahaan, meningkatkan efektivitas strategi bisnis, serta mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan kompetitif.













