• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

JAKARTA, Cobisnis.com – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengungkap distribusi penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) masih lebih banyak menjangkau siswa dari keluarga kaya dibandingkan keluarga miskin. Sebaran penerima juga masih terkonsentrasi di perkotaan dibandingkan wilayah pedesaan.

Temuan tersebut disampaikan anggota DEN Mochamad Firman Hidayat berdasarkan data distribusi penerima MBG per September 2026. DEN menilai pemerintah perlu memperbaiki sasaran program agar manfaatnya lebih banyak dirasakan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Firman mengatakan penyaluran MBG perlu lebih memprioritaskan siswa dari keluarga miskin, terutama yang tinggal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta pedesaan. Langkah tersebut dinilai penting agar manfaat program dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Di sisi lain, kajian DEN menunjukkan MBG berpotensi mengurangi ketidakhadiran siswa di sekolah, meningkatkan semangat belajar, dan mengurangi rasa lapar selama kegiatan belajar. Kajian ini disusun bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah lembaga lain.

Penelitian tersebut menggunakan modul khusus dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang mulai diterapkan sejak September 2025. Survei mencakup seluruh wilayah Indonesia dan mengukur dampak MBG terhadap kehadiran, semangat belajar, serta rasa lapar siswa di sekolah.

Menurut Firman, siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen dibandingkan siswa yang tidak menerima program tersebut. Perbedaan itu bahkan terlihat cukup besar pada kelompok masyarakat paling miskin atau desil 1.

DEN juga menemukan bahwa penurunan ketidakhadiran siswa semakin besar seiring meningkatnya intensitas penerimaan MBG di sekolah. Temuan ini menunjukkan program tersebut berpotensi mendukung kehadiran siswa, terutama jika penyalurannya menjangkau kelompok yang tepat.

Selain kehadiran, kualitas makanan turut berkaitan dengan semangat belajar. Berdasarkan studi DEN, sebanyak 95 persen siswa penerima MBG menyatakan semangat belajar meningkat ketika kualitas menu yang diterima dinilai sangat baik.

Angka tersebut menurun ketika kualitas menu dinilai buruk. Karena itu, Firman menyampaikan rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah memperhatikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

DEN merekomendasikan dua perbaikan utama, yakni meningkatkan kualitas menu dan memprioritaskan penerima dari keluarga miskin, khususnya di pedesaan serta wilayah 3T. Dengan perbaikan sasaran dan kualitas makanan, program MBG diharapkan memberi manfaat yang lebih merata bagi siswa di seluruh Indonesia.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Dewan Ekonomi NasionalHeadlineKualitas Menu MBGmakan bergizi gratismbgSiswa Miskin

Related Posts

Jual-Beli Saham BYAN Libatkan Dua Konglomerat, Ada Apa di Baliknya?

Jual-Beli Saham BYAN Libatkan Dua Konglomerat, Ada Apa di Baliknya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Transaksi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali menjadi sorotan di tengah tekanan terhadap pasar modal Indonesia....

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

BEI Ubah Perhitungan IHSG, Saham HSC Resmi Tak Lagi Masuk Indeks

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) disebut menyiapkan perubahan dalam perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah tekanan...

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa di Cirebon Alami Muntah

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa di Cirebon Alami Muntah

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari...

Kerugian Negara Tak Lagi Dikategorikan Korupsi? Ini Usulan Luhut

Kerugian Negara Tak Lagi Dikategorikan Korupsi? Ini Usulan Luhut

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kajian terkait...

Peneliti Australia mengembangkan pendekatan untuk menargetkan fusi gen pemicu kanker, membuka peluang terapi yang disesuaikan dengan profil genetik tumor pasien.

Peneliti Australia Kembangkan Terapi Kanker Berbasis Fusi Gen

by Desti Dwi Natasya
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Peneliti di Australia mengembangkan pendekatan baru untuk menargetkan kelainan genetik yang memicu kanker melalui metode yang berfokus...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

October 20, 2026
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan EMI untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ALVA

Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan EMI untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ALVA

October 20, 2026
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan ALVA Jadi Rp358 Miliar

Praktisi Pajak Dorong Insentif CSR untuk Pembangunan Berkelanjutan

October 20, 2026
BKSDA Jawa Tengah merekam seekor macan tutul Jawa di Cagar Alam Nusakambangan Barat saat pemantauan pada 12–15 Oktober 2026.

Macan Tutul Jawa Terekam Kamera di Nusakambangan

October 21, 2026
Jalan Kaki - pexels/studio cottonbro

Ahli: Tingkatkan Kesehatan Otak dan Hilangkan Stres dengan Jalan Kaki 20 Menit

October 21, 2026
Jual-Beli Saham BYAN Libatkan Dua Konglomerat, Ada Apa di Baliknya?

Jual-Beli Saham BYAN Libatkan Dua Konglomerat, Ada Apa di Baliknya?

October 21, 2026
Protes Greenpeace di Bundaran HI soal Iklim, Bakom Beri Tanggapan

Protes Greenpeace di Bundaran HI soal Iklim, Bakom Beri Tanggapan

October 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved