• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
October 12, 2026
in Nasional
0
Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Kehutanan mencatat sebanyak 793 titik panas terdeteksi di berbagai daerah hingga Sabtu (10/10/2026) pukul 21.00 WIB.

Jumlah tersebut bertambah 356 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 437 titik. Data itu berasal dari pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) menggunakan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20 dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Dari enam provinsi yang menjadi prioritas pengendalian karhutla, Kalimantan Tengah mencatat jumlah titik panas tertinggi, yakni 288 titik. Sumatera Selatan berada di urutan berikutnya dengan 60 titik, disusul Kalimantan Barat sebanyak 44 titik dan Kalimantan Selatan 28 titik.

Sementara itu, Jambi hanya mencatat satu titik panas, sedangkan Riau tidak melaporkan adanya titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

“Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 421 hotspot high confidence, meningkat dari 270 titik sehari sebelumnya,” demikian dikutip dari keterangan tertulis Kemenhut, Senin (12/10/2025).

Peningkatan paling mencolok terjadi di Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut mendorong penguatan pemantauan, patroli, pemeriksaan lapangan, serta operasi penanggulangan kebakaran di wilayah terdampak.

Di sisi lain, jumlah titik panas di Sumatera Selatan mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kondisi cuaca dan kekeringan berpotensi memicu kebakaran baru.

Kementerian Kehutanan mengingatkan bahwa titik panas yang terdeteksi satelit merupakan indikasi anomali suhu permukaan. Data tersebut tidak serta-merta menunjukkan jumlah kejadian kebakaran ataupun luas lahan yang terbakar.

“Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, setiap indikasi harus diverifikasi melalui pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi aktual serta menentukan tindakan penanganan yang diperlukan,” tuturnya.

Karhutla Melanda 10 Distrik di Merauke

Selain di wilayah Kalimantan dan Sumatera, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan karhutla melanda 10 distrik pada Jumat (9/10/2026) pukul 18.00 WIT.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut wilayah terdampak meliputi Kurik, Nokenjere, Sota, Tanah Miring, Eli Kobel, Muting, Subur, Ilwayab, Ngguti, dan Kaptel.

Kebakaran tersebar di sejumlah kampung dan desa, antara lain Kampung Harapan Makmur, Kampung Kondo, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, Desa Bumun, Desa Set Agung, Kampung Wakai, Kampung Wanam, Kampung Salam Epe, serta Kampung Ihalik.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar di sembilan lokasi mencapai sekitar 63 hektare. Sementara itu, luas kebakaran di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih dalam proses pendataan.

BNPB melaporkan api di Kampung Harapan Makmur, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, dan Desa Bumun telah padam pada Sabtu (10/10) dan memasuki tahap pendinginan.

Adapun kebakaran di Desa Set Agung masih ditangani petugas. Penanganan di Kampung Wanam dan Kampung Salam Epe dilakukan oleh pihak perusahaan.

Namun, sejumlah lokasi lain masih menghadapi kendala penanganan karena jarak yang jauh dan akses yang sulit. Wilayah tersebut meliputi Kampung Kondo, Kampung Wakai di Distrik Subur, serta Kampung Ihalik di Distrik Kaptel.

“Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam upaya pengendalian api sehingga pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait perlu terus dilakukan. Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat karhutla tersebut,” ucap Berton.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: bnpbcobisnis.comKalimantan TengahKarhutlaKebakaran Hutantitik api

Related Posts

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Prabowo Kantongi Dukungan Parpol, Kursi Cawapres Masih Diperebutkan?

Prabowo Kantongi Dukungan Parpol, Kursi Cawapres Masih Diperebutkan?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sejumlah partai politik mulai menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada...

Houthi Serang Bandara Riyadh, Ini Kondisi Penerbangan dari Soetta

Houthi Serang Bandara Riyadh, Ini Kondisi Penerbangan dari Soetta

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Situasi keamanan di Riyadh, Arab Saudi, setelah serangan kelompok Houthi belum berdampak pada penerbangan langsung dari Bandara...

IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

by Iwan Supriyatna
October 12, 2026
0

BALI, Cobisnis.com - Kompleksitas bisnis kini tidak lagi berhenti di batas negara. Perubahan geopolitik, pola perdagangan global, rantai pasok, transisi...

NEX Compliance

Hukumonline Luncurkan NEX Compliance untuk Pengelolaan Kepatuhan yang Lebih Terintegrasi

by Weldon Darmawan
October 12, 2026
0

BALI, Cobisnis.com - Kompleksitas regulasi telah menjadi bagian dari keseharian bisnis. Bagi perusahaan, tantangannya bukan lagi sekadar mengetahui aturan yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
PLTS

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

October 12, 2026
Gita Wirjawan Bahas Brain Rot akibat Kecanduan Medsos

Gita Wirjawan Bahas Brain Rot akibat Kecanduan Medsos

October 11, 2026
Banyak Kesempatan Liburan! Ini Daftar Long Weekend 2027

Banyak Kesempatan Liburan! Ini Daftar Long Weekend 2027

October 11, 2026
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

October 12, 2026
BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

October 12, 2026
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved