• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Telur Makin Anjlok, Peternak Terpaksa Kurangi Isi Kandang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 8, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Telur Makin Anjlok, Peternak Terpaksa Kurangi Isi Kandang

JAKARTA, Cobisnis.com – Peternak ayam petelur tengah menghadapi tekanan akibat harga telur yang terus merosot, sementara biaya pakan justru meningkat. Kondisi ini membuat sebagian peternak tidak lagi mampu mempertahankan usaha hingga sejumlah kandang mulai kosong.

Pengurus Pinsar Petelur Nasional Suwardi mengatakan harga telur di tingkat peternak sejak April berada jauh di bawah harga acuan pembelian atau HAP sebesar Rp26.500 per kilogram. Angka tersebut ditetapkan melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2024.

Menurut Suwardi, harga telur di tingkat peternak rata rata hanya Rp19.000 sampai Rp20.000 per kilogram. Bahkan, harga sempat menyentuh titik terendah Rp17.100 per kilogram pada Juni.

“Jika dirata-rata dalam enam bulan terakhir, harga telur hanya Rp20 ribu sampai Rp21 ribu, padahal ongkos biaya pakannya sudah naik,” ujar Suwardi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (7/10).

Kondisi tersebut membuat peternak diperkirakan mengalami kerugian Rp5.000 sampai Rp7.000 per kilogram setiap hari berdasarkan jumlah produksi. Tekanan semakin berat karena jagung sebagai salah satu bahan utama pakan semakin sulit diperoleh dengan harga terjangkau.

Suwardi mengatakan sebagian peternak mulai mengurangi bahkan menghentikan aktivitas kandang karena tidak sanggup membeli pakan. Sejumlah kandang disebut sudah kosong karena peternak memilih menjual ayam daripada tidak mampu menyediakan pakan.

“Sudah ada sebagian teman-teman kami yang kandangnya sudah melompong kosong. Sudah tidak sanggup lagi untuk mengasih pakan ayam itu. Daripada berdosa, kemarin dijual harga ayam cuma Rp20 ribu,” ujarnya.

Persoalan juga terjadi pada penyerapan telur. Suwardi menyebut produksi dari sejumlah daerah bahkan tidak terserap pasar hingga telur terpaksa dibuang karena tidak ada pembeli.

“Telur-telur kami menumpuk. Saya piara ayam di Kalimantan, telurnya sampai kita buang, karena apa? Enggak ada yang beli, harganya murah,” kata Suwardi.

Karena itu, peternak meminta pemerintah memasukkan telur dalam program bantuan pangan. Langkah tersebut dinilai dapat membantu menyerap produksi yang tidak terserap pasar sekaligus mengurangi tekanan yang dihadapi peternak.

Seorang peternak dari Blitar mengatakan harga telur di wilayahnya terus turun sejak setelah Lebaran. Harga bahkan berada di bawah HAP selama berbulan-bulan, dengan titik terendah mencapai Rp17.100 per kilogram.

“Mulai sejak April, habis hari Lebaran itu harga telur memang terus turun, turun, turun. Sampai titik terbawah harga di kandang Blitar, seperti yang tadi disampaikan, itu Rp17.100 di kandang Blitar. Dan ini sudah bulan ketujuh, tiap hari kami merugi,” ujarnya.

Tekanan juga disampaikan seorang peternak perempuan dari Blitar dalam rapat tersebut. Ia mengatakan peternak sebelumnya telah menyampaikan persoalan harga telur kepada Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional.

“Kami ini benar-benar sangat menderita. Artinya kami itu sudah kehabisan kata-kata. Modal itu sudah benar-benar orang yang tangguh sebenarnya, tapi kalau tiap hari kita itu sudah rugi, kita enggak tahu ke mana,” tuturnya.

Peternak tersebut juga menyoroti pasokan jagung dari Perum Bulog yang disebut tersendat. Menurutnya, jagung yang sebelumnya diterima peternak sangat membantu mempertahankan usaha, tetapi keberlanjutan pasokan masih menjadi persoalan.

“Kami memang berterima kasih sudah dapat jagung. Itu sangat membantu kami menahan kematian kami, artinya kami seharusnya mati kemarin masih hidup saat ini. Tapi enggak tahu sampai kapan kami akan hidup, dikarenakan juga jagung dari Bulog juga tersendat,” ujarnya.

Suwardi menyebut peternak memperkirakan membutuhkan sekitar 223 ribu ton jagung dalam lima bulan ke depan hingga Februari. Kebutuhan tersebut diperkirakan meningkat di tengah ancaman kemarau panjang dan El Nino.

Peternak berharap pemerintah segera mengambil langkah agar produksi telur dapat terserap melalui program pemerintah. Mereka juga meminta persoalan pasokan jagung ditangani agar usaha peternak rakyat tetap bisa berjalan dan ketersediaan telur bagi masyarakat terjaga.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
Tags: CobisnisHarga TelurHeadlineJagung PakanKetahanan panganPeternak AyamPeternak Rakyat

Related Posts

Ekspor Listrik RI Mulai Dibuka, Bahlil Tegaskan Indonesia Tetap Punya Kendali

Ekspor Listrik RI Mulai Dibuka, Bahlil Tegaskan Indonesia Tetap Punya Kendali

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia membuka opsi Indonesia mengekspor listrik ke negara tetangga. Namun,...

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

by Iwan Supriyatna
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kembali beroperasinya dua fasilitas pengolahan tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi momentum dalam memperkuat hilirisasi tembaga...

Rayakan 1 Dekade di Indonesia, BBW Kembali Buka 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 1 Dekade di Indonesia, BBW Kembali Buka 24 Jam di ICE BSD

by Rizki Meirino
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Big Bad Wolf (BBW) Books akan menghadirkan puncak perayaan satu dekade kehadirannya di Indonesia melalui BBW Jakarta...

Pembinaan Atlet Muda Mulai Berbuah, BNI Dorong Bulu Tangkis Naik Kelas

Pembinaan Atlet Muda Mulai Berbuah, BNI Dorong Bulu Tangkis Naik Kelas

by Rizki Meirino
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembinaan atlet muda yang dilakukan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan BNI mulai menunjukkan hasil. Sejumlah...

BYD Racco

BYD Racco Mulai Ekspansi ke Sri Lanka

by Desti Dwi Natasya
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - BYD memperluas pasar mobil listrik mungil Racco setelah sebelumnya meluncur di Jepang dengan membidik Sri Lanka dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Standard Chartered dan Konservasi Indonesia membahas pembiayaan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendorong investasi ekonomi biru Indonesia di IISF 2026.

Standard Chartered Dorong Investasi Ekonomi Biru

October 7, 2026
Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

October 7, 2026
Ke Mandalika untuk Nonton Balapan, Jangan Lewatkan Destinasi Wisata Ini

Ke Mandalika untuk Nonton Balapan, Jangan Lewatkan Destinasi Wisata Ini

October 8, 2026
Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

October 8, 2026
Harga Telur Makin Anjlok, Peternak Terpaksa Kurangi Isi Kandang

Harga Telur Makin Anjlok, Peternak Terpaksa Kurangi Isi Kandang

October 8, 2026
Dua Bandara Saudi Diserang Houthi, 82 Target Milisi Digempur Koalisi

Dua Bandara Saudi Diserang Houthi, 82 Target Milisi Digempur Koalisi

October 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved