• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Lebih 130 Ribu Orang Mengungsi di Yaman

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 7, 2026
in News
0
Lebih dari 130.000 orang mengungsi di Yaman sejak Agustus akibat eskalasi konflik, sementara kasus kolera meningkat tiga kali lipat.

Lebih dari 130.000 orang mengungsi di Yaman sejak Agustus akibat eskalasi konflik, sementara kasus kolera meningkat tiga kali lipat.

JAKARTA, Cobisnis.com – Lebih dari 130.000 orang terpaksa mengungsi di dalam Yaman sejak awal Agustus akibat meningkatnya konflik antara pasukan pemerintah yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi.

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) juga melaporkan hampir 3.700 orang telah meninggalkan Yaman menuju Djibouti sejak 10 September untuk menghindari dampak pertempuran.

Data UNHCR terbaru menunjukkan jumlah pengungsi internal terus meningkat seiring eskalasi konflik, dengan lebih dari 142.000 orang tercatat sebagai pengungsi baru sejak 1 Agustus berdasarkan pembaruan hingga akhir September.

Situasi tersebut semakin memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman yang selama bertahun-tahun menghadapi konflik dan perpindahan penduduk.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 959 orang tewas dan 4.207 lainnya terluka akibat eskalasi militer di 10 provinsi antara 6 Agustus hingga 2 Oktober 2026.

Kasus Kolera Meningkat

Konflik juga berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat, terutama kelompok yang terpaksa tinggal di lokasi pengungsian.

WHO melaporkan kasus kolera meningkat tiga kali lipat hanya dalam kurun waktu tiga pekan di tengah memburuknya situasi kesehatan.

Sebanyak 94 persen kasus terbaru tercatat di lima provinsi yang menjadi lokasi utama penampungan keluarga yang mengungsi, termasuk Taiz, Ahen, dan Abyan.

Kondisi tersebut meningkatkan tekanan terhadap layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan yang sudah menghadapi keterbatasan sumber daya.

WHO juga mencatat peningkatan penyakit menular lain serta kekhawatiran terhadap kasus kekurangan gizi pada anak-anak yang terdampak perpindahan akibat konflik.

Eskalasi pertempuran dengan demikian tidak hanya memicu perpindahan penduduk dalam jumlah besar, tetapi juga memperbesar risiko kesehatan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Data UNHCR dan WHO menunjukkan bahwa konflik terbaru telah memperdalam tekanan terhadap kondisi kemanusiaan Yaman, baik di wilayah yang menampung pengungsi maupun di fasilitas kesehatan yang harus menangani meningkatnya kebutuhan.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: CobisnisHouthikoleraKonflik Yamanpengungsi YamanUNHCRWHOYaman

Related Posts

Donald Trump

Trump Disorot Usai Singgung Serangan Iran ke LA

by Desti Dwi Natasya
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuai kecaman setelah menyinggung kemungkinan Los Angeles dan San Diego menjadi...

UEFA

UEFA Selidiki Insiden Irlandia vs Israel

by Desti Dwi Natasya
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - UEFA membuka penyelidikan atas dugaan pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan Republik Irlandia melawan Israel pada UEFA Nations...

Karcis Parkir Bus Rp65 Ribu di Bandung Viral, Ini Respons Pemda

Karcis Parkir Bus Rp65 Ribu di Bandung Viral, Ini Respons Pemda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Karcis parkir bus pariwisata seharga Rp65.000 di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, viral di media sosial. Pemerintah Provinsi...

IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

by Rizki Meirino
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan,...

Rusia Lithuania pangkalan NATO

Rusia Peringatkan Lithuania soal Pangkalan NATO

by Desti Dwi Natasya
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rusia memperingatkan bahwa kemungkinan penempatan pangkalan militer NATO maupun senjata nuklir di Lithuania dapat meningkatkan ketegangan di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter anak dr. Shyrien Amalina menjelaskan pentingnya orang tua mengenali potensi anak tanpa menjadikan nilai akademis dan IQ sebagai satu-satunya ukuran kepintaran.

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Begini Tanggapan Dokter Anak

October 6, 2026
Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

October 6, 2026
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
Donald Trump

Trump Disorot Usai Singgung Serangan Iran ke LA

October 7, 2026
UEFA

UEFA Selidiki Insiden Irlandia vs Israel

October 7, 2026
Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

October 7, 2026
Lebih dari 130.000 orang mengungsi di Yaman sejak Agustus akibat eskalasi konflik, sementara kasus kolera meningkat tiga kali lipat.

Lebih 130 Ribu Orang Mengungsi di Yaman

October 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved