Motor tersebut menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik serta baterai yang dapat diisi ulang menggunakan sumber listrik eksternal.
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/10/2026), Voge CU-X masih berstatus konsep sekaligus demonstrator teknologi sehingga spesifikasi lengkap sistem penggeraknya belum diumumkan.
Sejumlah laporan menyebut CU-X berpotensi menggunakan dua motor listrik dengan tenaga gabungan lebih dari 100 dk atau sekitar 74 kW, tetapi angka tersebut belum dikonfirmasi Voge.
Kapasitas mesin bensin, kapasitas baterai, hingga bobot motor juga masih belum diungkapkan oleh pabrikan.
Dari sisi tampilan, CU-X mengusung desain power cruiser dengan bodi lebar dan posisi berkendara rendah.
Bagian depannya terlihat agresif berkat lampu daytime running light (DRL) LED yang memiliki bentuk menyerupai taring.
Konstruksi sasis motor ini juga menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian karena sejumlah laporan menyebut penggunaan girder, sementara laporan lainnya menyebut desain double-wishbone.
Voge belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai konstruksi sasis tersebut.
Untuk pengereman, Voge CU-X menggunakan komponen J.Juan, sedangkan suspensi belakang memakai sepasang peredam kejut yang dipasang secara horizontal.
Tenaga menuju roda belakang disalurkan melalui penggerak poros atau shaft drive, dengan penggunaan ban berukuran lebar pada roda depan dan belakang.
Posisi setang dan pijakan kaki juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.
CU-X menjadi motor pertama Voge yang menggunakan platform Jiyu Smart Mobility, yang mengintegrasikan sistem penggerak, sasis, sistem bantuan pengendara, serta konektivitas.
Platform tersebut terdiri dari dua sistem, yakni Jizhi dan Jixing.
Jizhi menangani navigasi, sensor, komunikasi, serta koneksi dengan perangkat seperti smartphone dan smartwatch.
Sementara itu, Jixing mengatur sejumlah fungsi kendaraan, termasuk sistem penggerak hybrid, suspensi aktif, dan kontrol stabilitas.
Voge menyebut platform Jiyu Smart Mobility nantinya akan diterapkan pada seluruh jajaran motor produksinya.
CU-X juga dilengkapi teknologi peringatan bahaya yang memanfaatkan data sensor dan sistem penentuan posisi satelit.
Untuk saat ini, Voge CU-X masih berstatus konsep dan belum memiliki informasi resmi mengenai harga, jadwal produksi, maupun rencana pemasaran internasional.
Sejumlah laporan menyebut motor tersebut berpotensi diluncurkan pada 2027, tetapi Voge belum mengonfirmasi informasi tersebut.