JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) terus memperkuat penjaminan Jamkrindo untuk memperluas akses pembiayaan dan mendukung keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Hingga Agustus 2026, Kantor Wilayah Bandung Jamkrindo mencatat volume penjaminan sebesar Rp21,9 triliun dengan jumlah pelaku UMKM terjamin mencapai 259.897 debitur.
Kontribusi juga datang dari Cabang Cirebon dengan volume penjaminan sebesar Rp4,72 triliun yang telah menjangkau 56.622 pelaku UMKM. Produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu produk dengan volume penjaminan tinggi dalam portofolio tersebut dan turut mendukung kebutuhan pembiayaan pelaku usaha.
Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Ardhi Setyarko mengatakan penjaminan memiliki peran dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnis. Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas pasar dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ardhi menilai fungsi penjaminan semakin relevan di tengah dinamika ekonomi yang menuntut pelaku usaha menjaga keberlangsungan sekaligus mengembangkan bisnis. Melalui mitigasi risiko, penjaminan dapat mendukung kepercayaan lembaga keuangan dalam menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha yang membutuhkan akses modal.
Manfaat penjaminan juga dirasakan PT Sriwijaya Putra Mandiri, perusahaan jasa konstruksi sipil yang mengerjakan berbagai proyek di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di wilayah Jawa dan Sumatera. Direktur Utama PT Sriwijaya Putra Mandiri Irwan Muslim mengatakan dukungan Surety Bond dari Jamkrindo membantu perusahaan mengikuti tender dan memenuhi kebutuhan penjaminan pelaksanaan proyek tanpa membebani arus kas dengan agunan tunai.
Selain sektor konstruksi, manfaat penjaminan turut dirasakan pelaku UMKM penerima KUR di Cirebon. Salah satunya Meylani Agustina, produsen kue yang memanfaatkan pembiayaan KUR sebagai tambahan modal untuk memenuhi kebutuhan usaha sekaligus meningkatkan kapasitas produksinya.
Jamkrindo juga mengembangkan berbagai produk penjaminan untuk menjawab kebutuhan pembiayaan dan aktivitas bisnis yang beragam. Selain KUR, produk yang tersedia mencakup penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, Surety Bond, Customs Bond, bank garansi, penjaminan distribusi barang, serta produk penjaminan lainnya.
Ardhi mengatakan Jamkrindo akan terus memperkuat produk dan layanan penjaminan agar semakin mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha. Penguatan ekosistem tersebut diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan usaha, perluasan bisnis, serta pertumbuhan ekonomi di daerah.













