JAKARTA, Cobisnis.com – Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani menawarkan bantuan tim keuangan Pemerintah Kota New York kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bantuan tersebut ditujukan untuk berbagi pengalaman mengenai persiapan dan proses penerbitan obligasi daerah.
Tawaran itu disampaikan Mamdani saat bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pertemuan bilateral di Civic Hall, New York, Minggu, 20 September 2026. Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah rencana Jakarta menerbitkan Jakarta Municipal Bond.
Mamdani menyatakan mendukung rencana Jakarta menggunakan obligasi daerah sebagai salah satu skema pembiayaan pembangunan. Menurutnya, New York juga telah menggunakan obligasi untuk membiayai berbagai pembangunan infrastruktur.
“New York juga telah menggunakan obligasi untuk membiayai pembangunan infrastruktur, termasuk pengolahan limbah dan berbagai fasilitas publik,” ujar Mamdani.
Ia kemudian menawarkan kesempatan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk mempelajari pengalaman New York. Tim keuangan New York disebut siap berbagi pengetahuan terkait persiapan hingga proses penerbitan obligasi daerah.
“Kami siap mengirimkan tim keuangan untuk berbagi pengalaman dengan Pemprov DKI Jakarta mengenai persiapan dan proses penerbitan obligasi daerah,” ungkap Mamdani.
Jakarta sendiri telah menyiapkan rencana penerbitan obligasi daerah sebagai salah satu alternatif pembiayaan pembangunan. Pada Juli 2026, Pemprov DKI menargetkan penerbitan obligasi senilai Rp3,5 triliun pada 2027.
Pramono sebelumnya menjelaskan obligasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Skema tersebut juga disebut sebagai bagian dari pembiayaan kreatif daerah.
Rencana penerbitan obligasi daerah muncul ketika Jakarta menghadapi tekanan fiskal setelah adanya pemangkasan Dana Bagi Hasil. Pramono menyebut pembiayaan melalui obligasi diperlukan untuk mendukung pembangunan tanpa hanya mengandalkan sumber pendanaan dari APBD.
Pemprov DKI juga masih membutuhkan persetujuan pemerintah pusat sebelum obligasi daerah tersebut diterbitkan. Pramono sebelumnya menyatakan pihaknya tengah mempersiapkan penerbitan Jakarta Municipal Bond dan berharap mendapatkan izin dari pemerintah pusat.
Pertemuan Pramono dan Mamdani tidak hanya membahas pembiayaan pembangunan. Keduanya juga bertukar pengalaman mengenai sejumlah persoalan perkotaan, termasuk transportasi publik, kemacetan, banjir, dan polusi udara.













