JAKARTA, Cobisnis.com – Menjadi idol K-Pop tidak dimulai ketika seseorang tampil di atas panggung, tetapi melalui perjalanan panjang sejak masa persiapan hingga berhasil diterima sebagai trainee.
Dikutip dari kanal YouTube Fio Praz, Selasa (15/9/2026), calon idol biasanya terlebih dahulu mempersiapkan kemampuan seperti menyanyi dan menari sebelum mengikuti audisi.
Persiapan tersebut dapat dilakukan secara mandiri, mengikuti akademi, maupun berlatih melalui lembaga yang mengajarkan kemampuan vokal dan dance.
Meski seseorang sudah memiliki kemampuan menyanyi dan menari, hal tersebut tidak otomatis membuatnya diterima oleh agensi.
Calon trainee bahkan bisa mengikuti audisi berkali-kali sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan masuk ke sebuah agensi.
Selain melalui audisi, ada pula proses street casting ketika seseorang ditemukan langsung oleh pihak agensi di tempat umum.
Salah satu contoh yang disebut dalam video adalah Sehun EXO yang dikisahkan ditemukan oleh pihak SM Entertainment ketika sedang membeli tteokbokki.
Menurut cerita tersebut, Sehun sempat menolak tawaran tersebut sebelum akhirnya diyakinkan untuk mengikuti proses casting.
Namun, street casting disebut memiliki peluang yang sangat kecil sehingga sebagian besar calon idol tetap harus melewati proses audisi.
Persaingan juga semakin ketat ketika seseorang mencoba masuk ke agensi besar seperti SM Entertainment, YG Entertainment, atau JYP Entertainment.
Video tersebut mencontohkan Jo Seung Yeon yang disebut pernah mengikuti audisi lebih dari 50 kali sebelum mendapatkan kesempatan.
Artinya, satu kali gagal dalam audisi tidak selalu menjadi akhir perjalanan bagi seseorang yang ingin menjadi idol K-Pop.
Setelah berhasil melewati audisi, calon idol masih harus menjalani tahapan berikutnya sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan untuk debut.













