Dikutip dari kanal YouTube Ini Kata Dokter, Jumat (11/9/2026), kopi mengandung kafein yang bekerja sebagai zat stimulan dengan menghalangi reseptor adenosin di otak.
Adenosin biasanya memberikan sinyal lelah dan mengantuk, sehingga ketika reseptornya diblokir oleh kafein, tubuh dapat merasa lebih segar, fokus, dan tidak mudah mengantuk.
Kopi sendiri mulai populer di dunia sekitar abad ke-15 setelah berkembang dari Yaman, tempat para sufi meminumnya untuk membantu tetap terjaga saat beribadah pada malam hari.
Dari Yaman, kopi kemudian menyebar ke Turki, Eropa, hingga berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia yang mengenal kopi sejak masa VOC.
Kopi Jawa bahkan sempat menjadi salah satu jenis kopi yang terkenal di Eropa hingga muncul istilah “a cup of Java”.
Menurut European Food Safety Authority dan USFDA, batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa sehat mencapai 400 miligram per hari.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar tiga sampai empat cangkir kopi seduh atau dua gelas Americano Double Shot.
Jika dikonsumsi dalam batas aman, kopi dapat membantu meningkatkan fokus dan produktivitas serta mendukung performa olahraga.
Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis seperti Alzheimer, Parkinson, dan diabetes tipe 2, serta beberapa penelitian menunjukkan potensi penurunan risiko stroke dan penyakit hati.
Namun, konsumsi kopi secara berlebihan juga dapat menimbulkan sejumlah efek yang mengganggu kesehatan.
Beberapa di antaranya adalah jantung berdebar atau palpitasi, meningkatnya rasa cemas, sulit tidur atau insomnia, serta naiknya asam lambung dan kambuhnya gejala maag.
Orang yang sudah terbiasa mengonsumsi kopi juga dapat mengalami caffeine withdrawal ketika tiba-tiba berhenti, dengan gejala seperti pusing dan lemas.
Penderita maag atau GERD perlu berhati-hati karena kopi dapat memperburuk gejala, sedangkan pasien dengan penyakit jantung atau aritmia perlu memperhatikan efek kafein yang dapat memicu jantung berdebar.
Penderita hipertensi juga sebaiknya membatasi konsumsi karena kafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara.
Orang dengan gangguan tidur atau kecemasan berlebih juga perlu berhati-hati karena kafein dapat memperparah keluhan tersebut.
Sementara itu, ibu hamil masih diperbolehkan mengonsumsi kopi, tetapi asupan kafein sebaiknya dibatasi maksimal 200 miligram per hari atau sekitar satu cangkir kopi seduh.
Jadi, minum kopi setiap hari tidak selalu berbahaya selama dikonsumsi dalam batas yang wajar dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Bagi orang yang memiliki penyakit tertentu, konsultasi dengan dokter dapat dilakukan sebelum menjadikan kopi sebagai bagian dari rutinitas harian.