JAKARTA, Cobisnis.com – Google resmi memperkenalkan pembaruan Android Debug Bridge atau ADB nirkabel generasi terbaru bernama ADB Wi-Fi 2.0.
Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan, stabilitas, dan keandalan koneksi bagi pengembang aplikasi maupun pengguna perangkat Android.
ADB selama ini banyak digunakan pengembang untuk melakukan debugging aplikasi, sementara pengguna umum memanfaatkannya untuk menjalankan sejumlah fungsi khusus seperti menonaktifkan aplikasi sistem, melakukan mirroring melalui scrcpy, hingga memindahkan berkas berukuran besar.
Pada ADB Wi-Fi 2.0, Google melakukan perubahan pada tiga komponen utama untuk meningkatkan performa koneksi.
Komponen pertama adalah server ADB yang kini menggunakan sistem mDNS baru untuk mengurangi risiko koneksi terputus ketika terjadi perubahan konfigurasi jaringan atau perangkat mati.
Komponen kedua adalah ADB Daemon yang dapat secara otomatis memutus koneksi nirkabel ketika komputer dan perangkat berada di jaringan yang tidak tepercaya.
Koneksi tersebut kemudian dapat tersambung kembali secara otomatis ketika perangkat kembali berada di jaringan yang tepercaya.
Perubahan ketiga dilakukan pada integrasi dengan Android Studio sehingga perangkat yang telah mengaktifkan wireless debugging dapat langsung terdeteksi melalui Device Manager.
Google mengklaim perubahan tersebut memberikan peningkatan performa yang cukup signifikan dibandingkan sistem sebelumnya.
“Dengan semua perubahan ini, Google melaporkan bahwa ADB Wi-Fi 2.0 menawarkan kecepatan koneksi 66 persen lebih cepat (untuk 90 persen koneksi) dan tingkat koneksi otomatis 32 persen lebih tinggi,” tulis laporan tersebut, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (12/9/2026).
ADB Wi-Fi 2.0 dapat digunakan pada berbagai perangkat dalam ekosistem Android, mulai dari smartphone dan tablet hingga smartwatch berbasis Wear OS serta Android TV.
Pengguna maupun pengembang yang ingin mencoba fitur tersebut dapat mengikuti panduan penggunaan yang disediakan Google.













