JAKARTA, Cobisnis.com – London resmi menghadirkan karya seni terbaru di Trafalgar Square. Patung berjudul Lady in Blue kini berdiri di lokasi ikonik tersebut dan akan dipamerkan selama dua tahun ke depan.
Seniman berbasis di New York, Tschabalala Self, menciptakan patung perunggu itu. Karya tersebut menampilkan seorang perempuan muda kulit hitam yang anonim.
Perempuan itu mengenakan gaun biru ketat, sepatu hak tinggi senada, dan perhiasan manik-manik kaca. Selain itu, sosok tersebut tampil dengan postur percaya diri yang menggambarkan semangat untuk terus melangkah maju.
Lady in Blue menjadi patung ke-16 yang menghiasi Fourth Plinth. Program seni publik itu pertama kali diluncurkan oleh Royal Society of Arts dan masih berlanjut hingga sekarang.
Sementara itu, sejumlah lembaga mendukung program tersebut. Dukungan datang dari Wali Kota London, Arts Council England, dan Bloomsbury Philanthropies.
Patung terbaru ini tampil kontras dengan monumen bersejarah yang telah lama berdiri di Trafalgar Square. Di antaranya terdapat Nelson’s Column dan Landseer’s Lions yang merepresentasikan sejarah Inggris abad ke-19. Namun, Self memilih pendekatan yang berbeda. Ia tidak ingin menghadirkan figur yang hanya mengenang masa lalu.
Sebaliknya, sang seniman ingin menampilkan sosok perempuan modern yang mewakili kehidupan masa kini. Karena itu, Lady in Blue dirancang sebagai simbol harapan dan masa depan bersama.
Menurut Self, perhatian publik terlalu sering tertuju pada peristiwa masa lampau. Meski begitu, ia menilai ruang publik juga perlu menghadirkan karya yang mengajak masyarakat memikirkan masa depan.
“Saya ingin mengarahkan perhatian semua orang ke masa depan,” kata Self menjelang peresmian patung tersebut.
Selain itu, ia menilai masih sedikit monumen yang berbicara tentang masa depan yang akan dijalani bersama. Karena itu, Lady in Blue hadir sebagai representasi optimisme sekaligus refleksi tentang arah masyarakat ke depan.













