JAKARTA, Cobisnis.com – Prilly membagikan pandangannya mengenai arti teman yang berkelas dan tulus dalam sebuah pertemanan.
Menurut Prilly, seseorang tidak bisa disebut berkelas hanya berdasarkan profesi, kekayaan, pendidikan, maupun status sosial yang dimilikinya.
Ia justru menilai karakter seseorang dapat terlihat dari bagaimana dirinya bersikap ketika tidak ada orang lain yang memperhatikan.
“Teman berkelas buat aku adalah bagaimana dia berperilaku di saat tidak ada yang melihat. Itu berkelas buat aku,” kata Prilly dari kanal YouTube Berkelas Podcast, dikutip Cobisnis Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, orang yang tetap berbuat baik ketika tidak ada yang melihat menunjukkan ketulusan dalam menjalin pertemanan.
Prilly menilai teman yang tulus tidak melakukan kebaikan hanya karena ingin mendapatkan perhatian atau balasan dari orang lain.
“Karena ketika tidak ada orang yang melihat dia tetap menjadi orang yang baik, tetap menjadi orang yang ingin memberikan yang terbaik, ya itu adalah teman yang tulus buat kita,” ujar Prilly dalam video tersebut.
Ia mengatakan sosok teman seperti itu penting karena dapat memberikan ruang dan menjadi pendengar tanpa merasa harus mendapatkan sesuatu sebagai balasan.
Menurut Prilly, ketulusan juga terlihat dari kesediaan seseorang untuk tetap hadir dan memberikan dukungan meskipun tidak ada tuntutan dari orang lain.
“Enggak peduli ada yang melihat, enggak peduli menerima balasan, tapi tetap menjadi orang yang baik gitu,” kata Prilly dalam video tersebut.
Prilly kemudian menegaskan bahwa ukuran teman yang berkelas bukanlah profesi, kekayaan, maupun tempat seseorang menempuh pendidikan.
“Jadi ya teman berkelas bukan yang profesinya apa, kaya raya, punya uang, sekolah di mana, sekolah di IVX atau apa, enggak. Tapi siapa dia ketika enggak ada orang yang ngelihat?” ujar Prilly.
Menurutnya, sikap seseorang ketika tidak sedang mencari pengakuan menjadi salah satu hal yang menunjukkan ketulusan dan kualitas dirinya dalam sebuah pertemanan.













