Kanal YouTube Kok Bisa? membahas berbagai misteri laut dalam, termasuk kondisi ekstrem yang membuat wilayah tersebut sulit dijelajahi hingga potensi besar yang tersimpan di perairan Indonesia.
Dalam video tersebut, disebutkan bahwa sekitar 70% permukaan Bumi tertutup oleh air, tetapi manusia baru mengeksplorasi sekitar 5% dari lautan.
“Whereas 80% of seas on this Earth classified as Deep Sea,” dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?, Rabu (26/8/2026).
Laut dalam atau deep sea merupakan wilayah laut yang tidak mendapatkan cahaya Matahari dan dimulai dari kedalaman sekitar 200 meter di bawah permukaan laut.
Rata-rata kedalamannya mencapai sekitar 4.000 meter, sedangkan titik terdalam laut dapat mencapai sekitar 11.000 meter.
Kedalaman tersebut membuat eksplorasi laut dalam tidak mudah dilakukan karena cahaya Matahari tidak dapat menembus wilayah tersebut, suhu dapat mendekati titik beku, dan tekanan air sangat besar.
Meski berada dalam kondisi ekstrem, berbagai makhluk hidup mampu bertahan di laut dalam.
Sejumlah organisme bahkan memiliki bentuk tubuh yang transparan atau berlendir, sementara sebagian lainnya beradaptasi dengan menghasilkan cahaya sendiri untuk bertahan di lingkungan yang gelap.
Tidak hanya memiliki kehidupan laut yang unik, perairan Indonesia juga disebut memiliki karakteristik geografis yang membuatnya penting bagi penelitian laut dalam.
Perairan Indonesia menjadi kawasan yang kaya akan berbagai spesies dan biota laut, bahkan pernah menjadi tempat ditemukannya ikan purba yang sebelumnya diduga telah punah.
Selain itu, wilayah Indonesia menjadi penghubung sejumlah kawasan palung laut tropis yang memiliki pengaruh terhadap iklim global.
Kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau juga membuat interaksi antara manusia dan laut menjadi salah satu hal yang menarik untuk diteliti.
Kanal Kok Bisa? juga menyoroti potensi besar yang tersimpan di laut dalam Indonesia, mulai dari sumber pangan hingga material dan energi.
“Indonesian Deep sea has a million hidden potential! From food sources, material warehouse for future curement,.. …and power sources Both disposable and renewable,” dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?, Senin (31/8/2026).
Selain potensi sumber daya, laut dalam Indonesia juga memiliki peran dalam penelitian kebencanaan.
Posisi Indonesia yang berada di pertemuan berbagai lempeng tektonik membuat penelitian terhadap laut dalam dapat membantu pengembangan pusat studi, sistem peringatan dini, hingga mitigasi bencana.
Namun, eksplorasi laut dalam masih menghadapi tantangan berupa biaya ekspedisi dan teknologi yang mahal.
Padahal, Indonesia memiliki sejumlah ilmuwan yang melakukan penelitian terhadap laut dalam dan ekosistemnya.
Melalui pembahasan tersebut, kanal Kok Bisa? menunjukkan bahwa laut dalam bukan sekadar wilayah gelap yang menyimpan makhluk-makhluk unik, tetapi juga menyimpan berbagai potensi yang penting bagi ilmu pengetahuan dan masa depan Indonesia.
Karena itu, semakin dalam laut dieksplorasi, semakin besar pula peluang untuk memahami kekayaan alam yang selama ini tersembunyi di bawah permukaan.