• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
August 23, 2026
in News
0
TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali menghadapi periode yang dikenal sebagai “Black August” atau “kutukan Agustus”. Istilah tersebut menjadi sebutan populer di kalangan jurnalis Rusia. Mereka menggunakannya untuk menggambarkan berbagai krisis besar yang terjadi pada akhir musim panas.

Dalam beberapa dekade terakhir, sejumlah peristiwa besar memang terjadi pada Agustus. Kondisi itu memperkuat keyakinan masyarakat terhadap adanya “kutukan Agustus”.

Namun, istilah tersebut memiliki makna berbeda dengan “silly season” dalam jurnalisme Inggris. Istilah itu biasanya menggambarkan periode berita ringan ketika parlemen memasuki masa reses.

Sementara itu, masyarakat Rusia melihat Agustus dengan pandangan lebih pesimistis. Sejumlah catatan sejarah menunjukkan berbagai peristiwa besar pernah mengguncang negara tersebut pada bulan ini.

Pada Agustus 1991, kelompok garis keras Partai Komunis mencoba menggulingkan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev. Kudeta tersebut gagal, tetapi ikut mempercepat keruntuhan Uni Soviet.

Kemudian, pada Agustus 1998, Rusia mengalami krisis keuangan besar. Pemerintah gagal membayar utang domestik dan nilai rubel mengalami kejatuhan.

Setahun kemudian, kelompok militan melakukan serangan ke Dagestan, wilayah di Rusia bagian selatan. Peristiwa itu menjadi awal dari Perang Chechnya Kedua.

Konflik tersebut juga ikut mengangkat nama Vladimir Putin ke tingkat kekuasaan yang lebih tinggi. Saat itu, Putin masih dikenal sebagai mantan perwira KGB yang relatif belum dikenal luas.

Kini, istilah “Black August” kembali muncul di tengah berbagai tekanan yang dihadapi Rusia. Namun, Presiden Vladimir Putin dinilai berusaha meredam perhatian terhadap krisis musim panas tersebut.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Black Augustcobisnis.comDagestankrisis RusiaMikhail Gorbachevpolitik RusiaRusiasejarah RusiaUni SovietVladimir Putin

Related Posts

Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 200 karyawan dari divisi pengembangan headset Vision...

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

by Hidayat Taufik
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran...

Alejandro Balde tinggalkan Barcelona

Kecewa Hansi Flick, Alejandro Balde Ingin Tinggalkan Barcelona

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alejandro Balde dilaporkan telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Barcelona setelah menyimpulkan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

Hayden Panettiere dan Perjalanan Hidupnya Setelah Menjadi Bintang Sejak Kecil

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Hayden Panettiere meninggal dunia pada usia 36 tahun setelah menjalani kehidupan panjang di bawah sorotan Hollywood....

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

Negosiasi Dagang AS-Kanada Gagal, Mark Carney Siapkan Tarif Balasan

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyiapkan tarif balasan terhadap Amerika Serikat setelah negosiasi dagang gagal mencapai kesepakatan....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
Gempa Flores Rusak 1.378 Sekolah, Ribuan Siswa Terdampak

Gempa Flores Rusak 1.378 Sekolah, Ribuan Siswa Terdampak

August 22, 2026
Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Meghan Markle Dikabarkan Siap Comeback Akting di Serial “The Gentlemen”

August 22, 2026
Suga BTS dan Go Ara

Suga BTS dan Go Ara Digoda Pacaran, Ini Buktinya

August 22, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Menpar:  Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

Menpar: Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

August 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved