JAKARTA, Cobisnis.com – Manchester City dikabarkan mempercepat langkah untuk mendatangkan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi.
Rencana transfer tersebut berubah setelah Manchester City mencapai kesepakatan dengan Barcelona terkait kepindahan Rodri.
Barcelona dilaporkan harus membayar sekitar €76,5 juta atau £65,35 juta untuk mendapatkan gelandang asal Spanyol tersebut. Kepergian Rodri membuat Manchester City harus segera mencari solusi di lini tengah.
Kebutuhan tersebut terlihat ketika Manchester City kalah telak 0-3 dari Arsenal pada Community Shield. Tanpa Rodri, permainan The Citizens kesulitan berkembang dan lini tengah mereka kehilangan kontrol.
Ayyoub Bouaddi Diproyeksikan untuk Jangka Panjang
Menurut laporan terbaru Fabrizio Romano, Manchester City kini berupaya menuntaskan transfer Bouaddi lebih cepat. Sebelumnya, gelandang Lille tersebut diperkirakan baru bergabung pada 2027.
Bouaddi masih berusia 18 tahun sehingga tidak tepat jika langsung dibebani tugas menggantikan peran Rodri. Karakter permainan keduanya juga cukup berbeda.
Musim lalu, Bouaddi mencatat rata-rata 30 umpan sukses per pertandingan di Ligue 1. Sebagai perbandingan, Rodri mampu membukukan rata-rata 69,4 umpan sukses per laga di Premier League.
Karena itu, Manchester City kemungkinan perlu mengubah pendekatan di lini tengah jika Bouaddi benar-benar didatangkan.
Ketiadaan Rodri menjadi salah satu persoalan utama City. Perannya sebagai pengatur tempo sekaligus pemain yang mampu menjaga keseimbangan tim sulit digantikan dalam waktu singkat.
Bouaddi berpotensi membangun duet dengan Elliot Anderson, tetapi keduanya belum memiliki kemampuan distribusi bola seperti Rodri. City pun masih membutuhkan gelandang dengan karakter berbeda agar lini tengah tetap seimbang.
Nama Enzo Fernandez dari Chelsea juga sempat masuk dalam pembicaraan. Namun, City kemungkinan harus menyiapkan dana lebih dari £100 juta jika ingin membujuk Chelsea melepas pemain asal Argentina tersebut.
Kekalahan dari Arsenal Jadi Alarm Manchester City
Kekalahan 0-3 dari Arsenal menjadi alarm bagi Manchester City menjelang bergulirnya Premier League.
Arsenal bahkan hanya membutuhkan 27 detik untuk membuka keunggulan. Meski Community Shield bukan pertandingan liga, performa tersebut menunjukkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Maresca.
City mencatat 12 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran, dengan nilai expected goals (xG) hanya 0,77. Mereka juga menghasilkan 33 sentuhan di kotak penalti Arsenal.
Situasi tersebut membuat kebutuhan City untuk memperkuat lini tengah semakin mendesak. Bouaddi pun diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang, bukan pengganti langsung Rodri.
Jika transfer terealisasi lebih cepat dari rencana awal, Bouaddi akan mendapat kesempatan untuk berkembang di lingkungan Manchester City sekaligus beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Inggris.













