JAKARTA, Cobisnis.com – Pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan Surabaya menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Beredarnya video yang menampilkan pagar tersebut memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya antisipasi terhadap aksi demonstrasi pada Agustus.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan meminta pengelola mal mengevaluasi pemasangan pagar tersebut. Menurutnya, Jakarta tetap berada dalam kondisi aman sehingga tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan.
Senada dengan itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan pelaku usaha dan asosiasi pusat perbelanjaan. Hasil koordinasi menunjukkan tidak ada kondisi yang perlu dikhawatirkan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menjelaskan bahwa pemasangan pagar bukan merupakan kebijakan baru. Menurutnya, sebagian pusat perbelanjaan memang sejak awal telah memiliki pagar sebagai bagian dari pengaturan akses dan keamanan kawasan.
Ia menambahkan, beberapa mal yang baru memasang pagar melakukannya untuk meningkatkan ketertiban serta memberikan batas area yang lebih jelas, terutama bagi pusat perbelanjaan yang berada di sekitar lokasi yang kerap menjadi titik berkumpul massa.
Sementara itu, Polda Metro Jaya memastikan hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi demonstrasi. Meski demikian, kepolisian tetap meningkatkan pemantauan situasi, termasuk aktivitas di media sosial, serta memperkuat patroli guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.













