JAKARTA, Cobisnis.com – Dokter mengingatkan para orang tua agar tidak membiarkan anak langsung bermain atau tidur setelah selesai makan. Kebiasaan yang sering dianggap sepele ini dapat meningkatkan risiko gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung.
Dokter Konsultan Gastroentero Hepatologi Anak Eka Hospital MT Haryono, dr. Eva Jeumpa Soelaeman, Sp.A(K), menjelaskan bahwa kasus GERD pada anak kini semakin sering ditemukan. Menurutnya, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh gangguan pada lambung, melainkan karena fungsi katup yang menghubungkan kerongkongan dan lambung tidak bekerja dengan baik.
Dalam kondisi normal, katup tersebut akan menutup setelah makanan masuk ke lambung sehingga isi lambung tidak kembali naik ke kerongkongan. Namun pada sebagian anak, katup bisa terbuka kembali akibat adanya tekanan dari dalam lambung.
Salah satu faktor yang memicu kondisi tersebut adalah kebiasaan anak yang langsung berlari, melompat, atau melakukan aktivitas fisik setelah makan. Kurangnya waktu istirahat setelah makan membuat tekanan di lambung meningkat sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Selain bermain, kebiasaan langsung tidur setelah makan juga dapat memperbesar risiko terjadinya refluks asam lambung. Karena itu, orang tua disarankan memberi jeda waktu bagi anak sebelum kembali beraktivitas atau beristirahat setelah makan.
Dokter juga mengimbau agar orang tua segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan apabila sering mengalami keluhan seperti muntah berulang, nyeri ulu hati, atau rasa panas di dada yang mengarah pada gejala GERD.













