JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan tunjangan pengangguran untuk pertama kali turun ke level terendah sejak 1969. Data terbaru tersebut dirilis Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada Kamis.
Dalam sepekan terakhir, pengajuan baru tunjangan pengangguran turun sebanyak 22.000 klaim. Angkanya mencapai sekitar 187.000 klaim setelah disesuaikan secara musiman.
Capaian itu menjadi yang terendah sejak September 1969. Angka tersebut juga menunjukkan pasar tenaga kerja Amerika Serikat masih cukup kuat di tengah perlambatan ekonomi.
Sementara itu, data klaim pengangguran sering mengalami perubahan. Pemerintah juga kerap merevisinya setelah memperoleh laporan yang lebih lengkap.
Selain itu, penurunan terbaru kemungkinan dipengaruhi penghentian sementara aktivitas di sejumlah pabrik otomotif untuk perawatan musim panas. Faktor musiman tersebut dapat memengaruhi jumlah klaim dalam jangka pendek.
Meski begitu, data klaim pengangguran tetap menjadi salah satu indikator penting kondisi pasar tenaga kerja. Data ini mampu memberikan gambaran lebih cepat dibandingkan sejumlah indikator ekonomi lainnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, pasar tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan perlambatan perekrutan. Namun, jumlah pemutusan hubungan kerja juga belum mengalami peningkatan yang signifikan.
Karena itu, para ekonom masih mencermati perkembangan data ketenagakerjaan berikutnya. Mereka ingin memastikan apakah penurunan klaim ini mencerminkan kekuatan pasar kerja atau hanya dipengaruhi faktor musiman.













