• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, July 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makanan Terkena Lalat, Masih Bisa Dimakan? Begini Penjelasan Ahli

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
July 21, 2026
in Lifestyle
0
Makanan Terkena Lalat, Masih Bisa Dimakan? Begini Penjelasan Ahli

JAKARTA, Cobisnis.com – Makanan yang dihinggapi lalat kerap dianggap tidak layak dikonsumsi. Namun, para ahli menjelaskan bahwa tingkat risikonya bergantung pada seberapa lama lalat hinggap dan kondisi makanan tersebut.

Apabila hanya seekor lalat yang hinggap selama beberapa detik pada makanan yang baru dimasak, risikonya dinilai relatif kecil, terutama bagi orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Meski demikian, bukan berarti makanan tersebut sepenuhnya bebas dari potensi kontaminasi.

Lalat rumah dikenal sering berpindah dari lingkungan yang kotor, seperti tempat sampah, limbah, kotoran hewan, hingga bahan organik yang membusuk. Saat mencari makan, serangga ini mengeluarkan cairan pencernaan untuk melarutkan makanan sebelum mengisapnya. Proses tersebut dapat menjadi media perpindahan mikroorganisme ke makanan.

Berbagai penelitian menunjukkan lalat dapat membawa bakteri berbahaya, di antaranya Salmonella, E. coli, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus. Bakteri tersebut berpotensi menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, diare, nyeri perut, hingga demam.

Meski begitu, tidak semua makanan yang dihinggapi lalat otomatis menyebabkan penyakit. Besarnya risiko dipengaruhi oleh jumlah bakteri yang berpindah, lamanya lalat bersentuhan dengan makanan, serta kondisi kesehatan orang yang mengonsumsinya.

Para pakar menyarankan makanan sebaiknya tidak dikonsumsi jika telah dikerubungi banyak lalat atau dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Dalam kondisi seperti itu, peluang makanan terkontaminasi kuman menjadi lebih besar.

Jika ada keraguan terhadap kebersihan atau keamanan makanan, langkah paling bijak adalah membuangnya dan memilih makanan yang lebih higienis untuk menghindari risiko gangguan kesehatan.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: baktericobisnis.comKeamanan PanganKeracunan MakananKesehatanKontaminasiLalatmakanan

Related Posts

Mengapa Prabowo dan Gibran Duduk Terpisah di Sidang Kabinet?

Mengapa Prabowo dan Gibran Duduk Terpisah di Sidang Kabinet?

by Hidayat Taufik
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Susunan tempat duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna di...

Keppres Jampidsus Pengganti Febrie Segera Ditandatangani Prabowo

Keppres Jampidsus Pengganti Febrie Segera Ditandatangani Prabowo

by Hidayat Taufik
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto diperkirakan akan segera mengesahkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait penunjukan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Singapura Siapkan 25 Pemain Terbaik untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada

Singapura Siapkan 25 Pemain Terbaik untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada

by Hidayat Taufik
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Singapura telah merilis daftar 25 pemain yang dipilih untuk mengarungi Piala AFF 2026. Tim asuhan Gavin...

XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

by Rizki Meirino
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) berkolaborasi dengan Google menghadirkan akses Paket Plus Google Gemini selama enam...

Bantargebang Tinggalkan Open Dumping, Ini Skema Pengelolaan Sampah Barunya

Bantargebang Tinggalkan Open Dumping, Ini Skema Pengelolaan Sampah Barunya

by Desti Dwi Natasya
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai menerapkan sistem controlled landfill di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Yogyakarta Naik Kelas Lewat #JualanNyaman

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Yogyakarta Naik Kelas Lewat #JualanNyaman

July 21, 2026
Harga Pertamax Berpotensi Turun, Bahlil Tunggu Pergerakan Minyak Dunia

Harga Pertamax Berpotensi Turun, Bahlil Tunggu Pergerakan Minyak Dunia

July 21, 2026
BNI Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Tata Kelola Jadi Prioritas Utama

BNI Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Tata Kelola Jadi Prioritas Utama

July 21, 2026
XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

July 21, 2026
Mengapa Prabowo dan Gibran Duduk Terpisah di Sidang Kabinet?

Mengapa Prabowo dan Gibran Duduk Terpisah di Sidang Kabinet?

July 21, 2026
Keppres Jampidsus Pengganti Febrie Segera Ditandatangani Prabowo

Keppres Jampidsus Pengganti Febrie Segera Ditandatangani Prabowo

July 21, 2026
Singapura Siapkan 25 Pemain Terbaik untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada

Singapura Siapkan 25 Pemain Terbaik untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada

July 21, 2026
XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

July 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved