• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tunjangan yang Mengubah Ruang Kelas

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
July 20, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Tips Hadapi Presentasi di Depan Kelas Tanpa Grogi

Tunjangan yang Mengubah Ruang Kelas 

Oleh: Saiful Rohman, S.Pd.

Bagi masyarakat perkotaan, fluktuasi harga barang pokok mungkin hanya sekadar angka statistik. Namun di pedalaman Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, wilayah yang hanya bisa diakses via jalur sungai, biaya logistik adalah penentu hidup.

Bayangkan saja, harga satu tabung gas LPG 3 kg di sini bisa mencapai Rp50.000 hingga Rp80.000, sangat kontras dengan harga di Jakarta yang hanya berkisar antara Rp18.000 hingga Rp22.000.

Tingginya biaya hidup akibat beban geografis ini menjadi realitas sehari-hari yang harus dihadapi oleh para pendidik di SMP Negeri 3 Katingan Kuala. Untuk mencapai lokasi tersebut, diperlukan waktu 5 jam perjalanan menggunakan klotok ditambah 4 jam perjalanan darat.

Sekolah kecil ini sendiri melayani 100 peserta didik dari Desa Subur Indah dan Desa Bumi Subur dengan total 9 orang guru, yang terdiri dari 7 ASN/PPPK dan 2 non-ASN.

Di tengah impitan ekonomi tersebut, angin segar perubahan hadir melalui kebijakan penyederhanaan mekanisme Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan serta pemberian tunjangan profesi.

Kebijakan ini terbukti memicu efek domino positif yang tidak hanya menyejahterakan guru, tetapi juga merevolusi tata kelola keuangan sekolah dan mutu pembelajaran di ruang kelas.

Sebelumnya, birokrasi PLPG/PPG sering kali menjadi momok menakutkan karena mekanismenya yang kompleks dan berpotensi menyita waktu mengajar. Bagi sekolah dengan jumlah guru terbatas, hilangnya satu guru untuk pelatihan jangka panjang tentu akan melumpuhkan distribusi tugas mengajar.

Penyederhanaan PPG Dalam Jabatan akhirnya berhasil mendobrak hambatan tersebut. Guru kini dapat mengikuti sertifikasi secara lebih terarah tanpa harus meninggalkan ruang kelas mereka. Dampak paling progresif dari kebijakan ini dirasakan langsung oleh 2 orang guru non-ASN di sekolah kami.

Bertahun-tahun mereka telah mengabdi dengan honor yang jauh dari kata layak untuk hidup di daerah terpencil, yaitu hanya sebesar Rp600.000 per bulan yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Namun, pascalulus PPG, kedua guru non-ASN tersebut kini menerima tunjangan profesi sebesar Rp2.000.000 per bulan dari Pemerintah Pusat, setelah dipotong pajak sekitar Rp200.000.

Tambahan pendapatan ini berhasil menghadirkan rasa aman finansial, di mana keresahan dapur yang teratasi langsung mengubah psikologis guru. Mereka kini tampil menjadi lebih percaya diri, aktif dalam komunitas belajar, dan antusias memanfaatkan teknologi pembelajaran.

Menariknya, perubahan terbesar dari kebijakan ini justru menyentuh aspek tata kelola finansial sekolah. Karena dua guru non-ASN tersebut telah menerima tunjangan profesi langsung dari Pemerintah Pusat, SMPN 3 Katingan Kuala secara regulasi tidak lagi mengalokasikan Dana BOS untuk membayar honor bulanan mereka.

Terlepasnya beban honorer sebesar Rp1.200.000 per bulan untuk dua guru tersebut menciptakan ruang fiskal baru yang sangat berharga bagi anggaran sekolah yang terbatas. Dana BOS yang selama ini “terkunci” untuk belanja pegawai kini dapat dialihkan 100 persen untuk program peningkatan mutu akademis dan non-akademis yang menyentuh langsung kebutuhan murid.

Ruang anggaran baru ini kemudian dialokasikan untuk 6 program prioritas sekolah, yang meliputi penguatan literasi melalui penambahan koleksi buku bacaan berkualitas, akselerasi numerasi lewat penyediaan alat peraga dan media belajar kontekstual, serta digitalisasi melalui perluasan pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran.

Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk pengadaan media interaktif agar kelas menjadi lebih bermakna, penguatan kegiatan kokurikuler demi membangun karakter siswa, hingga rehabilitasi fasilitas sarana fisik agar ruang kelas menjadi lebih aman dan nyaman.

Pengalaman dari bilik kelas di Katingan Kuala ini membuktikan bahwa tunjangan profesi guru bukanlah beban anggaran negara atau sekadar instrumen kesejahteraan konsumtif. Kebijakan yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat, dengan komitmen kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (khususnya Ditjen GTK), serta dukungan penganggaran Komisi X DPR RI, merupakan investasi jangka panjang pembangunan SDM yang sahih.

Memang pekerjaan rumah pemerintah belum usai karena masih banyak sekolah di pelosok nusantara yang berjuang melawan keterbatasan geografis. Namun, transformasi di SMPN 3 Katingan Kuala menjadi bukti nyata bahwa ketika negara memuliakan guru dengan memangkas birokrasi dan meningkatkan kesejahteraan mereka, ruang kelas otomatis akan berubah menjadi ekosistem yang hidup.

Kesejahteraan guru adalah fondasi utama bagi peningkatan mutu pendidikan nasional menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Penulis adalah Kepala SMPN 3 Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comguruRuang kelasTunjangan

Related Posts

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Warga di sejumlah wilayah Jawa Barat dibuat penasaran dengan suara dentuman yang terdengar pada Jumat (4/9/2026) malam...

Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple diperkirakan menghadirkan kejutan dalam acara peluncuran pada 9 September 2026 dengan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone...

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serena dan Venus Williams harus mengakhiri langkah mereka lebih cepat di US Open 2026. Duo kakak beradik...

Rusia Bantah Dokumen Ukraina Buktikan 8 WNI Gabung Militer

Rusia Bantah Dokumen Ukraina Buktikan 8 WNI Gabung Militer

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kedutaan Besar Rusia di Indonesia membantah tudingan bahwa delapan warga negara Indonesia (WNI) telah bergabung dengan militer...

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Hakim Nyatakan Mistrial dalam Kasus Lindsay Clancy, Persidangan Ulang Menunggu Jadwal

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim menyatakan mistrial dalam kasus pembunuhan tiga anak yang menjerat Lindsay Clancy. Keputusan itu muncul setelah juri...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

September 5, 2026
Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

September 5, 2026
Rusia Bantah Dokumen Ukraina Buktikan 8 WNI Gabung Militer

Rusia Bantah Dokumen Ukraina Buktikan 8 WNI Gabung Militer

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved