• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, November 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tunjangan yang Mengubah Ruang Kelas

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
July 20, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Tips Hadapi Presentasi di Depan Kelas Tanpa Grogi

Tunjangan yang Mengubah Ruang Kelas 

Oleh: Saiful Rohman, S.Pd.

Bagi masyarakat perkotaan, fluktuasi harga barang pokok mungkin hanya sekadar angka statistik. Namun di pedalaman Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, wilayah yang hanya bisa diakses via jalur sungai, biaya logistik adalah penentu hidup.

Bayangkan saja, harga satu tabung gas LPG 3 kg di sini bisa mencapai Rp50.000 hingga Rp80.000, sangat kontras dengan harga di Jakarta yang hanya berkisar antara Rp18.000 hingga Rp22.000.

Tingginya biaya hidup akibat beban geografis ini menjadi realitas sehari-hari yang harus dihadapi oleh para pendidik di SMP Negeri 3 Katingan Kuala. Untuk mencapai lokasi tersebut, diperlukan waktu 5 jam perjalanan menggunakan klotok ditambah 4 jam perjalanan darat.

Sekolah kecil ini sendiri melayani 100 peserta didik dari Desa Subur Indah dan Desa Bumi Subur dengan total 9 orang guru, yang terdiri dari 7 ASN/PPPK dan 2 non-ASN.

Di tengah impitan ekonomi tersebut, angin segar perubahan hadir melalui kebijakan penyederhanaan mekanisme Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan serta pemberian tunjangan profesi.

Kebijakan ini terbukti memicu efek domino positif yang tidak hanya menyejahterakan guru, tetapi juga merevolusi tata kelola keuangan sekolah dan mutu pembelajaran di ruang kelas.

Sebelumnya, birokrasi PLPG/PPG sering kali menjadi momok menakutkan karena mekanismenya yang kompleks dan berpotensi menyita waktu mengajar. Bagi sekolah dengan jumlah guru terbatas, hilangnya satu guru untuk pelatihan jangka panjang tentu akan melumpuhkan distribusi tugas mengajar.

Penyederhanaan PPG Dalam Jabatan akhirnya berhasil mendobrak hambatan tersebut. Guru kini dapat mengikuti sertifikasi secara lebih terarah tanpa harus meninggalkan ruang kelas mereka. Dampak paling progresif dari kebijakan ini dirasakan langsung oleh 2 orang guru non-ASN di sekolah kami.

Bertahun-tahun mereka telah mengabdi dengan honor yang jauh dari kata layak untuk hidup di daerah terpencil, yaitu hanya sebesar Rp600.000 per bulan yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Namun, pascalulus PPG, kedua guru non-ASN tersebut kini menerima tunjangan profesi sebesar Rp2.000.000 per bulan dari Pemerintah Pusat, setelah dipotong pajak sekitar Rp200.000.

Tambahan pendapatan ini berhasil menghadirkan rasa aman finansial, di mana keresahan dapur yang teratasi langsung mengubah psikologis guru. Mereka kini tampil menjadi lebih percaya diri, aktif dalam komunitas belajar, dan antusias memanfaatkan teknologi pembelajaran.

Menariknya, perubahan terbesar dari kebijakan ini justru menyentuh aspek tata kelola finansial sekolah. Karena dua guru non-ASN tersebut telah menerima tunjangan profesi langsung dari Pemerintah Pusat, SMPN 3 Katingan Kuala secara regulasi tidak lagi mengalokasikan Dana BOS untuk membayar honor bulanan mereka.

Terlepasnya beban honorer sebesar Rp1.200.000 per bulan untuk dua guru tersebut menciptakan ruang fiskal baru yang sangat berharga bagi anggaran sekolah yang terbatas. Dana BOS yang selama ini “terkunci” untuk belanja pegawai kini dapat dialihkan 100 persen untuk program peningkatan mutu akademis dan non-akademis yang menyentuh langsung kebutuhan murid.

Ruang anggaran baru ini kemudian dialokasikan untuk 6 program prioritas sekolah, yang meliputi penguatan literasi melalui penambahan koleksi buku bacaan berkualitas, akselerasi numerasi lewat penyediaan alat peraga dan media belajar kontekstual, serta digitalisasi melalui perluasan pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran.

Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk pengadaan media interaktif agar kelas menjadi lebih bermakna, penguatan kegiatan kokurikuler demi membangun karakter siswa, hingga rehabilitasi fasilitas sarana fisik agar ruang kelas menjadi lebih aman dan nyaman.

Pengalaman dari bilik kelas di Katingan Kuala ini membuktikan bahwa tunjangan profesi guru bukanlah beban anggaran negara atau sekadar instrumen kesejahteraan konsumtif. Kebijakan yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat, dengan komitmen kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (khususnya Ditjen GTK), serta dukungan penganggaran Komisi X DPR RI, merupakan investasi jangka panjang pembangunan SDM yang sahih.

Memang pekerjaan rumah pemerintah belum usai karena masih banyak sekolah di pelosok nusantara yang berjuang melawan keterbatasan geografis. Namun, transformasi di SMPN 3 Katingan Kuala menjadi bukti nyata bahwa ketika negara memuliakan guru dengan memangkas birokrasi dan meningkatkan kesejahteraan mereka, ruang kelas otomatis akan berubah menjadi ekosistem yang hidup.

Kesejahteraan guru adalah fondasi utama bagi peningkatan mutu pendidikan nasional menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Penulis adalah Kepala SMPN 3 Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comguruRuang kelasTunjangan

Related Posts

Tak Ada Jadwal Pemeriksaan, Nusron Wahid Justru Datangi KPK

Tak Ada Jadwal Pemeriksaan, Nusron Wahid Justru Datangi KPK

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi...

TNI Kerahkan Banyak Prajurit ke Jakarta, Ini Penjelasan Resminya

TNI Kerahkan Banyak Prajurit ke Jakarta, Ini Penjelasan Resminya

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar mengenai pengiriman prajurit TNI dalam jumlah besar ke wilayah DKI Jakarta tengah menjadi perhatian publik. Menanggapi...

Penyadapan Prabowo Libatkan Jenderal, Istana Belum Ungkap Dalangnya

Penyadapan Prabowo Libatkan Jenderal, Istana Belum Ungkap Dalangnya

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana Kepresidenan mengaku belum mendapatkan informasi mengenai pihak yang diduga menjadi otak di balik penyadapan ilegal terhadap...

Rumah Jokowi di Solo Kosong, Benarkah Mantan Presiden Sedang Panik?

Rumah Jokowi di Solo Kosong, Benarkah Mantan Presiden Sedang Panik?

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan belum kembali ke kediamannya di kawasan Sumber, Solo, hingga Selasa malam,...

Hansi Flick Optimistis Barcelona Mampu Rebut Gelar LaLiga dan Liga Champions

Hansi Flick Optimistis Barcelona Mampu Rebut Gelar LaLiga dan Liga Champions

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menunjukkan optimisme tinggi terhadap peluang timnya meraih gelar juara pada musim 2026/2027. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

November 4, 2026
Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

November 4, 2026
Hashim Cemas Rupiah Tembus Rp21 Ribu

Hashim Cemas Rupiah Tembus Rp21 Ribu

November 4, 2026
Bendera Iran dan Amerika Serikat - IST

Iran Klaim Tanggapan Tegas, Siap Diplomasi untuk Cegah Perang

November 4, 2026
Presiden AS Donald Trump

Trump Sebut Tak Ingin Banyak Korban Jiwa di Iran, Tapi Peringatkan Buka Opsi Serangan

November 4, 2026
Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

November 4, 2026
Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

November 4, 2026
Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved