JAKARTA, Cobisnis.com – Samsung Electronics mempercepat jadwal operasional pabrik semikonduktor yang sedang dibangun di Yongin, Korea Selatan. Fasilitas tersebut kini ditargetkan mulai beroperasi pada 2029, lebih cepat satu hingga dua tahun dari rencana awal.
Percepatan proyek dilakukan untuk memenuhi lonjakan permintaan chip memori yang digunakan dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Kebutuhan chip terus meningkat seiring ekspansi pusat data dan layanan AI di berbagai negara.
Juru bicara Samsung mengatakan pabrik fabrikasi pertama di Yongin akan menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas produksi chip memori perusahaan. Langkah ini juga menjadi strategi Samsung mempertahankan daya saing di pasar global.
Keputusan Samsung sejalan dengan kebijakan pemerintah Korea Selatan yang tengah mempercepat pengembangan industri semikonduktor nasional. Pemerintah ingin memperkuat posisi negara tersebut sebagai salah satu pusat produksi chip dunia.
Bulan lalu, Samsung dan SK Hynix sama sama mengumumkan komitmen investasi senilai ratusan miliar dolar AS. Investasi tersebut akan digunakan untuk memperluas kapasitas produksi semikonduktor di dalam negeri.
Dorongan investasi itu juga mendapat dukungan dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung. Pemerintah ingin memperkecil kesenjangan pembangunan antarwilayah melalui penguatan sektor industri strategis.
Selain mempercepat pembangunan pabrik Samsung dan SK Hynix di Yongin, pemerintah juga menyiapkan klaster industri chip baru di Kota Gwangju. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok semikonduktor nasional.
Pemerintah Korea Selatan menargetkan kapasitas produksi chip memori nasional meningkat dua kali lipat dalam lima tahun ke depan. Target itu menjadi bagian dari strategi menghadapi persaingan industri semikonduktor global yang semakin ketat.
Permintaan chip AI diperkirakan masih terus tumbuh dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi tersebut membuat produsen semikonduktor berlomba memperbesar kapasitas produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar.
Percepatan proyek Samsung menunjukkan industri chip kini menjadi salah satu sektor paling strategis di era AI. Persaingan inovasi dan investasi diperkirakan akan semakin intens di tengah tingginya permintaan teknologi berbasis kecerdasan buatan.













