• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, November 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Rizki Meirino by Rizki Meirino
July 13, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com – Takeda bersama Pemerintah Indonesia mengumumkan kemitraan strategis untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional melalui pengembangan ekosistem produk obat derivat plasma (PODP). Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Takeda akan menginvestasikan hingga USD30 juta atau sekitar Rp539 miliar pada tahap awal untuk membangun infrastruktur industri plasma di Indonesia.

Kemitraan ini melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dalam kerja sama tersebut, Kementerian Kesehatan menetapkan Takeda sebagai industri farmasi yang dapat menyelenggarakan fraksionasi plasma secara bertahap untuk memproduksi PODP.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun industri kesehatan yang lebih kuat. Menurutnya, kemitraan dengan Takeda diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pengobatan penting sekaligus memperkuat sistem kesehatan nasional.

“Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk membangun industri strategis di sektor kesehatan dan memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap pengobatan penting dan inovatif,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Pada tahap awal, Takeda akan membangun sejumlah bank plasma dalam kurun waktu dua tahun. Hasil pengembangan tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum diperluas menjadi jaringan bank plasma nasional yang terintegrasi.

Selain pembangunan bank plasma, Takeda juga akan mengkaji peluang membangun fasilitas manufaktur produk obat derivat plasma berteknologi tinggi di Indonesia. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok biofarmasi global.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menilai investasi ini tidak hanya menghadirkan modal baru, tetapi juga membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan penciptaan lapangan kerja berketerampilan tinggi. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi kesehatan di kawasan.

Bank plasma pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan akan menjadi bagian dari jaringan BioLife milik Takeda. Melalui kemitraan jangka panjang ini, pemerintah dan Takeda berharap ketersediaan produk obat derivat plasma di Indonesia semakin terjamin sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: biofarmasiBudi Gunadi Sadikincobisnis.cominvestasi kesehatankementerian kesehatanobat derivat plasmaplasmaRosan Roeslanitakeda

Related Posts

Margono Djojohadikusumo Masuk Usulan Pahlawan Nasional, Gus Ipul Angkat Bicara

Margono Djojohadikusumo Masuk Usulan Pahlawan Nasional, Gus Ipul Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membenarkan bahwa nama Raden Mas Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo...

Polri dan KY Siapkan Kerja Sama Pengamanan Lingkungan Pengadilan

Polri dan KY Siapkan Kerja Sama Pengamanan Lingkungan Pengadilan

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Komisi Yudisial (KY) Abdul Chair Ramadhan menggelar pertemuan dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Markas...

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset nantinya akan memuat ketentuan...

Dalam Sidang Kasus Ijazah, Jokowi Uraikan Riwayat Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

Dalam Sidang Kasus Ijazah, Jokowi Uraikan Riwayat Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memaparkan perjalanan pendidikannya mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi saat...

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemboikotan siaran Liga Spanyol oleh China masih berlangsung menyusul kontroversi candaan Kylian Mbappe yang menyinggung tokoh nasional...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

November 5, 2026
DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

November 5, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

Rp198,8 Triliun Dana Asing Terancam Keluar, IHSG Dibayangi Guncangan

November 5, 2026
Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

November 5, 2026
Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

November 5, 2026
Minuman Segar di Kafe - pexels/meomupmofilm

Studi: Sedotan Kertas Memiliki Risiko Kanker Lebih Besar daripada Plastik

November 5, 2026
Pelari - pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

Bahaya Rhabdomyolysis, Akibat Lari Ekstrem yang Dapat Membahayakan Jantung

November 5, 2026
PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

November 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved