JAKARTA, Cobisnis.com – Apple mengumumkan investasi senilai US$30 miliar untuk merancang chip yang diproduksi di Amerika Serikat bersama Broadcom. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat rantai pasok sekaligus mendukung industri semikonduktor domestik.
Broadcom memproduksi chip konektivitas nirkabel yang memungkinkan perangkat terhubung ke jaringan Wi-Fi, seluler, dan Bluetooth. Meski begitu, chip tersebut berbeda dari chip memori dan penyimpanan yang permintaannya melonjak sejak perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, kenaikan tarif turut meningkatkan biaya produksi Apple hingga miliaran dolar setiap kuartal. Karena itu, perusahaan terus memperluas produksi komponen di Amerika Serikat untuk mengurangi dampak biaya tersebut.
Apple juga ingin mengurangi ketergantungan pada produsen chip di Taiwan. Selama ini, perusahaan mengandalkan mitra di wilayah tersebut untuk memproduksi prosesor yang digunakan pada iPhone, iPad, dan komputer Mac.
Sementara itu, strategi diversifikasi rantai pasok menjadi fokus utama Apple di tengah perubahan kondisi perdagangan global. Langkah tersebut diharapkan membuat pasokan komponen lebih stabil sekaligus memperkuat kapasitas produksi di dalam negeri Amerika Serikat.













