JAKARTA, Cobisnis.com – Delapan penambang emas dilaporkan meninggal dunia di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (20/5/2026).
Kelompok bersenjata diduga melakukan serangan tersebut. Mereka menuding para korban sebagai aparat yang menyamar.
Namun, Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna membantah tuduhan itu. Ia menegaskan para korban merupakan warga sipil.
Menurut Wirya, para korban sedang melakukan aktivitas pendulangan emas saat kejadian berlangsung. Karena itu, aparat memastikan mereka bukan anggota keamanan maupun intelijen.
Sementara itu, aparat gabungan mulai menyiapkan proses evakuasi korban dari lokasi kejadian. Medan di kawasan Korowai cukup sulit dijangkau melalui jalur darat.
Karena kondisi tersebut, tim gabungan akan menggunakan helikopter untuk mempercepat proses evakuasi. Selain itu, aparat juga menambah dukungan personel di lapangan.
Wirya mengatakan koordinasi terus berjalan hingga proses evakuasi selesai. Meski begitu, aparat tetap mengutamakan faktor keamanan selama operasi berlangsung.
Di sisi lain, situasi di wilayah pedalaman Papua Pegunungan masih dipantau secara intensif. Aparat juga berupaya menjaga kondisi tetap kondusif setelah insiden tersebut.













