JAKARTA, Cobisnis.com – United States Department of Health and Human Services mengeluarkan peringatan baru tentang bahaya screen time berlebihan pada anak dan remaja, Rabu (21/5/2026).
Peringatan itu menyebut penggunaan layar yang terlalu lama dapat mengganggu tidur. Selain itu, kebiasaan ini dapat menurunkan prestasi sekolah.
Laporan tersebut juga menyoroti dampak terhadap aktivitas fisik. Akibatnya, anak-anak bisa lebih jarang bergerak dan berinteraksi langsung.Menurut laporan, paparan layar sering dimulai sebelum usia satu tahun. Kemudian, durasinya terus meningkat seiring bertambahnya usia.
Saat remaja, anak-anak dapat menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar dibanding tidur atau belajar di sekolah.
Rata-rata remaja menggunakan layar setidaknya empat jam per hari. Bahkan, hampir setengah remaja mengaku kehilangan kendali atas waktu penggunaan ponsel.
Robert F. Kennedy Jr. mengatakan media sosial hanya sebagian dari masalah digital yang lebih luas. Ia menjelaskan bahwa video game, perjudian online, dan aplikasi lain juga dapat memicu perilaku yang tidak sehat.













