JAKARTA, Cobisnis.com – Polda Jawa Barat kembali membeberkan perkembangan terbaru dalam penanganan kasus video bermuatan asusila yang menyeret nama Lisa Mariana bersama mantan manajernya. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut diduga berlangsung di kawasan Jakarta pada penghujung tahun 2020.
Keterangan dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian itu berawal dari ajakan mantan manajer Lisa yang diduga meminta korban menghadirkan seorang teman dalam sebuah pertemuan tertutup.
Dalam pertemuan tersebut, polisi juga menemukan adanya dugaan konsumsi minuman beralkohol serta zat terlarang yang digunakan bersama.
Penyidik menjelaskan, Lisa disebut sempat menolak kondisi yang terjadi saat itu. Namun, situasi diduga berubah setelah korban berada dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar, sehingga peristiwa tersebut tetap berlangsung. Polisi kini mendalami unsur dugaan paksaan maupun keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut.
Tak hanya itu, aparat kepolisian juga mengungkap adanya dugaan perekaman video menggunakan sebuah telepon genggam yang saat itu berada dalam penguasaan tersangka lain. Rekaman tersebut diduga dibuat tanpa persetujuan penuh dari korban dan disebut memiliki tujuan tertentu untuk kepentingan pihak lain.
Saat ini, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, menelusuri alat bukti digital, serta mendalami kemungkinan adanya pihak tambahan yang terlibat. Polisi menegaskan proses hukum akan dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan yang berlaku.













