JAKARTA, Cobisnis.com – Ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, dilaporkan mengalami dugaan keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyusul peristiwa itu, operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat untuk sementara dihentikan dan lokasi dipasangi garis polisi.
Kepala Puskesmas Kebonagung, Arief Setiawan, mengatakan para korban datang dengan keluhan mual, muntah, serta pusing. Sejumlah pasien telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas, sedangkan lainnya dirujuk ke beberapa rumah sakit di sekitar wilayah tersebut.
Tak hanya santri, kelompok penerima manfaat lainnya seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga disebut ikut terdampak. Jumlah korban sementara diperkirakan mencapai 187 orang.
Para korban berasal dari beberapa pondok pesantren di kawasan Kebonagung.
Sebagian menjalani rawat jalan, sementara pasien dengan kondisi tertentu mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan.
Saat ini aparat terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kejadian tersebut. Untuk sementara, penyaluran makanan dari dapur SPPG Pilangwetan dihentikan sampai proses pemeriksaan selesai.













