JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menilai bahwa peran Presiden Amerika Serikat Donald Trump sangat kuat dan dominan dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).
Melalui unggahan di platform X, Dino menyampaikan bahwa meskipun BoP telah mulai menjalankan fungsinya, proses perdamaian ke depan masih berada dalam kondisi yang rapuh dan penuh risiko. Ia menilai dominasi Trump tampak jelas dalam arah kebijakan dan dinamika forum tersebut.
Dino juga menyoroti sikap Amerika Serikat yang dinilainya kurang menunjukkan empati terhadap penderitaan warga Gaza. Menurutnya, pidato-pidato perwakilan AS tidak menyinggung secara eksplisit besarnya jumlah korban jiwa dan penderitaan masyarakat sipil dalam konflik yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir.
Selain itu, ia memperingatkan potensi stagnasi BoP akibat perbedaan kepentingan di antara para tokohnya. Dino menilai visi dan agenda politik Trump berpotensi berbenturan dengan kepentingan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dapat menyulitkan tercapainya konsensus.
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa perdamaian sejati di Palestina dapat terwujud melalui kepemimpinan Trump dan mekanisme Board of Peace.
Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung upaya perdamaian Palestina melalui jalur diplomasi internasional, seraya menyatakan optimisme bahwa solusi yang adil, langgeng, dan damai tetap dapat dicapai meski penuh tantangan.













