Cobisnis.com – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan 3 kunci utama untuk memperkuat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).
Pertama, BI akan memperkuat sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM unggulan di masing-masing daerah untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
Kedua, kreativitas dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang dapat menarik pasar baik di dalam maupun luar negeri.
“Ketiga, digitalisasi, baik dalam perluasan pasar (onboarding), pengelolaan usaha, maupun sistem pembayaran,” kata Perry Warjiyo di Jakarta, Senin (11 Januari 2021)
Dalam mendukung kesuksesan Gernas BBI di tahun 2021, BI melalui 46 Kantor Perwakilan di daerah akan terus bersinergi mendukung tercapainya 30 juta UMKM terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) pada 2023. BI juga akan berperan sebagai Movement Leader melalui berbagai program kreatif yang mengedepankan digitalisasi UMKM.
Peran tersebut diantaranya dengan memastikan produk UMKM dalam BBI terjaga kualitas dan kuantitasnya melalui program kurasi, menyelenggarakan berbagai kegiatan baik secara luring maupun daring, memperluas target merchant pengguna QRIS hingga 12 juta merchant pada 2021, dan mengkampanyekan Gernas BBI melalui berbagai kegiatan.
Sebelumnya, Gernas BBI 2020 di mana BI sebagai Movement Manager telah mengkampanyekan gerakan dalam berbagai kegiatan, baik skala daerah, nasional, maupun internasional.
Melalui 46 Kantor Perwakilan BI di daerah, BI menyelenggarakan berbagai kegiatan virtual seperti webinar, onboarding UMKM, showcase, expo, pendampingan, festival kreatif, fashion show, dan business matching yang diikuti oleh +70.000 UMKM ataupun wirausaha di seluruh Indonesia.
BI juga turut mengkampanyekan produk dari 379 UMKM binaan melalui penyelenggaraan pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) secara virtual dalam 3 seri dan berpartisipasi dalam kegiatan internasional, seperti Indonesia Virtual Showcase pada Singapore Fair 2020.
BI kemudian mendorong digitalisasi sistem pembayaran menggunakan QRIS. Sepanjang 2020 terjadi peningkatan jumlah merchant pengguna QRIS hingga mencapai 5,8 juta merchant dengan 84% diantaranya merupakan usaha berskala mikro dan kecil.
“Ke depan, BI akan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional, serta bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga,” jelasnya.