Apa Faktor Pembangkit Motivasi?

Apa Faktor Pembangkit Motivasi? – Motivasi adalah instrumen penting dari kerja, ada hubungannya antara kinerja dan motivasi yang kita bahas kali ini, ketika ada pertanyaan apa hubungan antara motivasi dan kinerja? jawabannya adalah motivasi adalah faktor pendorong produktivitas kinerja.

Apa yang menjadi faktor dari pembangkit motivasi?

Motivasi bisa terjadi jika faktor-faktor ini bisa dipenuhi, namun bukan menjadi syarat mutlak untuk membangkitkan motivasi, namun ahli-ahli sumber daya manusia mengkrucutkan faktor yang dapat membangkitkan menjadi 2 faktor saja, yaitu:
  • Faktor Internal

Faktor yang berasal dari diri sendiri, seperti skill, kemampuan, intelegensi, dan pemahaman diri. kenapa faktor internal menjadi penting dipelajari dalam motivasi? karena faktor internal yang akan membuat kita bergerak lebih baik dari pada faktor eksternal.
  • Faktor Eksternal

Faktor eksternal juga menjadi faktor wajib, karena seseorang akan lebih baik bekerja atau melakukan sesuatu jika ada stimulus atau rangsangan dari luar, contohnya adalah jika kita bekerja sebagai pegawai di kantor, kita akan lebih giat bekerja jika kita akan mendapatkan insentif atau penghargaan lebih jika bekerja lebih giat dari pada yang lain.

Lalu faktor mana yang lebih baik untuk dikedepankan?

Jawabnya adalah faktor internal, karena faktor internal lah yang akan menentukan dengan pasti apakah diri kita akan melakukan pekerjaan tersebut, anggap saja jika kita malas melakukan sesuatu, sebesar apa pun imbalan yang ditawarkan maka hanya penolakan yang akan kita lakukan.
Motivasi selalu berhubungan dengan kemunduran semangat, dalam zaman sekarang ini yang dipahami adalah penyemangat untuk bekerja atau menjalani hidup, padahal motivasi adalah penggerak untuk melakukan sesuatu, jadi konsepsi yang sebenarnya ketika seseorang itu melakukan pekerjaan dengan giatpun dia juga membutuhkan motivasi untuk mendukung pekerjaan yang dia lakukan.
Faktor eksternal jika kita amati memberikan cukup dorongan yang diterjemahkan oleh diri sebagai stimulus, insentif,fasilitas, dan budaya yang mendukung akan dengan mudah merangsang diri untuk melakukan pekerjaan yang diharapkan maka tidak bisa kita tinggalkan faktor eksternal itu sendiri.
Demikian lah yang dapat kami berikan untuk artikel kali ini, semoga bermanfaat artikel kami kali ini.

Leave a Reply