Kata Bijak Untuk Menenangkan Diri Yang Sedang Hancur

masalah datang silih berganti, kita sampai-sampai tidak bisa menghadapinya, banyak sekali yang menjadikan hidup kita berantakan hancur, karena hanya sebuah masalah, setidaknya perlu perangsang untuk kembali menyusun hidup kita yang sudah menjadi kepingan-kepingan harapan.
kata bijak untuk menenangkan jiwa adalah salah satu yang akan kami sajikan kepada kalian di kesempatan kali ini, yang menjadi penekanan adalah bagaimana hidup yang sudah hancur bisa tersusun kembali menjadi hebat.

kata bijak menenangkan hati yang hancur

ketenangan diri lah yang harus dilakukan terlebih dulu, kata bijak adalah yang dapat merangsang itu, kata bijak atau kata mutiara yang menenangkan diri yang sedang hancur itulah yang harus kita simak disini:
“sabarlah untuk mendapatkan hasil maksimal”
“kita harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain”
“tuhan bersama orang-orang bersabar”
“apa yang menjadi pelipur lara jika diri tak bisa menerima”
“jangan pernah menyesali apa yang menjadi pilihanmu”
“istirahat dan merenung karena itu bisa membantu dalam kesulitan”
“keajaiban itu ada pastinya, jangan pernah remehkan itu”
“semua bisa diobati dengan keikhlasan hati yang bersih”
“piring yang pecah tidak mungkin bisa kembali, itu salah, karena piring yang pecah bisa dicetak lagi dengan mesinnya”
“tidak ada kata tidak bisa, hanya hati saja yang tidak kuat”
“jika kita bisa memilih, kita mengambil yang lebih mudah”
“tidak tahu apa yang membuat hati kita menjadi kelam, hanya hati yang tak terlindungi yang membuatnya demikian”
“jangan takut dan panik, tenanglah karena rezeki sudah ditentukan”
“hanya perlu sentuhan jiwa, untuk menyelesaikan masalah batin”
“jangan berhenti sebelum diberhentikan”
“semangat kunci kau terus bertahan”
“hanya kebenaran yang dapat diperjuangkan”

harapan itu masih ada!

demikian lah kata bijak atau mutiara tentang menenangkan diri yang sedang hancur hidupnya atau sedang tidak baik dalam hidup mereka, semoga dapat membantu dalam menyelesaikan masalah kalian.
keep fighting!, karena hidup adalah rentetan masalah.

Leave a Reply